Beranda Berita Utama Sebulan Hafal Al Qu’ran Dengan Metode ‘Yadain’

Sebulan Hafal Al Qu’ran Dengan Metode ‘Yadain’

620
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Abu

KAB. TANGERANG, BANTEN – Indonesia sudah banyak melahirkan metode – metode cara membaca dan menghafal Al Qur’an dengan mudah dan cepat, dan sudah banyak digunakan di beberapa lembaga pendidikan di tanah air, bahkan di luar negeri. Metode metode itu akan terus berkembang.

Kini ada metode baru yang dikembangkan oleh para penghafal Al Qur’an dari Jawa barat yakni, ust. Ma’mun Al Qurthuby, S.Pd.i dan ust. Yadi Iryadi, S.Pd. dari yayasan Karantina Tahfizh Qur’an, Kuningan, Jawa Barat. Metode “Yadain” namanya.

Selama lima tahun mengembangkan metode “yadain” para penghafal Qur’an ini berhasil melahirkan 10.550 hafizh dan hafizohz (penghafal Al-Qur’an) dan 96 cabang karantina di seluruh propinsi di Indonesia dan Malaysia.

Hal itu disampaikan Ma’mun Al Qurthuby kepada sorotnews pada acara training of trainer para pendidik Al Qur’an (IPQ), senin 16 Maret 2020 bertempat di warung maodah, Sodong Tigaraksa, Tangerang.

Ma’mun Al Qurthuby mengajak dari kalimat hafal Qur’an sebulan ini kita wujudkan satu keluarga satu penghafal Qur’an di tahun 2030. Sebulan hafal Qur’an adalah satu satunya branding yang dimiliki yayasan Karantina Tahfizh Qur’an Nasional, untuk itu Ma’mun Al Qurthuby akan terus memberanikan diri mengembangkan metode “Yadain” ini ke seluruh pelosok tanah air, bahkan ke luar negeri.

Sementara H. Ahmad Subadri, yang memfasilitasi acara tersebut merasa tertarik dengan metode ini, karenanya mantan anggota DPD RI ini akan memfasilitasi kegiatan ini dan memberikan tempat untuk karantina putri di kawasan Telaga Bestari, dan karantina putra di kawasan Tigaraksa, Tangerang, yang saat ini dalam tahap pembangunan. Iya juga berharap IPQ kabupaten Tangerang terlibat dalam pengelolaan kegiatan ini.

Menurut Ahmad Subadri metode ini sangat fleksibel dan menarik, karena siapa saja bisa mengikuti program ini untuk menghafal Qur’an, tidak dibatasi umur.

“Bayangkan sebulan bisa hafal 30 juz, paket yang seminggu bisa 5 juz, paket dua minggu bisa 15 juz. Bagi yang sudah berumah tangga atau bekerja meluangkan waktu ber-tahun2 untuk mondok kan.. sulit. Program ini bisa diikuti sambil weekand, sambil liburan, sangat memudahkan,” jelas Subadri.

Acara training of trainer ini dilkuti 40 peserta para pendidik Al Qur’an dan diakhiri dengan penandatanganan kerjasama yayasan Karantina Tahfizh Al Qur’an dengan IPQ Kabupaten Tangerang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here