Beranda Daerah Atasi Banjir Dalam Kondisi Darurat, Muara Pintu Sungai Mrican Tanggul Wonokerto Dibuka

Atasi Banjir Dalam Kondisi Darurat, Muara Pintu Sungai Mrican Tanggul Wonokerto Dibuka

11
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Putra.

PEKALONGAN, JATENG – Solusi untuk penanggulangan banjir di wilayah Kabupaten Pekalongan khususnya Kecamatan Wonokerto, Siwalan, Wiradesa dan Tirto, jangka pendeknya adalah yang ada di wilayah Kecamatan Wonokerto yakni dengan membuka, memperlebar arus di muara Pintu Sungai Mrican.

“Tadi sore kita telah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana agar muara Sungai Mrican itu diperlebar. Dan malam hari ini sudah saya perintahkan untuk segera dikerjakan,” terang Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi saat meninjau muara Pintu Sungai Mrican di Tanggul Wonokerto, Sabtu sore(20/2/2021)

Dalam tinjauannya, Bupati Asip Kholbihi didampingi Dandim 0710 Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, S.IP., Pj. Sekda sekaligus Kepala DPU Taru Ir. Bambang Irianto, M.Si.

Kepada warga, Bupati Pekalongan berpesan untuk bersabar sedikit karena Pemerintah sudah punya solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir air hujan yang ada di sekitar wilayah Kecamatan Wonokerto, Siwalan, Wiradesa dan Kecamatan Tirto.

Khusus untuk Kecamatan Tirto, Bupati Asip mengatakan treatment-nya lain, antara lain adalah dengan mengaktifkan pompa-pompa.

“Mulai hari Senin akan kita pasang dan akan dipompa ke Sungai Meduri. Karena semua ini masih dalam tahap penataan baik Sungai Meduri maupun Sungai Mrican,” tegasnya.

Terkait jumlah pengungsi yang sampai hari ini mencapai 3500 di hampir 22 titik pengungsian, Bupati menyatakan bahwa tanggap darurat diperpanjang. Selain itu pihaknya telah mengecek dapur-dapur umum yang secara umum logistiknya terpenuhi serta tenaga relawan juga tercukupi.

“Berikutnya kita cek bagaimana cara mencari solusi karena banyak pertanyaan dari masyarakat, bagaimana solusi pemerintah untuk mengatasi banjir dalam kondisi darurat ini. Salah satunya adalah dengan membuka pintu Sungai Mrican. Kemudian yang daerah Tirto, dengan mengaktifkan pompa,” lanjutnya.

Selain solusi jangka pendek, Bupati juga memastikan pihaknya telah menyiapkan solusi jangka menengah dan jangka panjng. Menurutnya pemerintah harus bergerak cepat supaya warga jangan terlalu lama menderita banjir yang menurut BMKG curah hujannya masih cukup tinggi.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur pemerintah baik kabupaten, kecamatan dan desa yang sudah bergerak, bahu membahu dibantu TNI Polri dan para relawan. Juga donasi dari masyarakat yang juga luar biasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here