Beranda Daerah Bupati Pekalongan Himbau Warganya Patuhi Larangan Mudik

Bupati Pekalongan Himbau Warganya Patuhi Larangan Mudik

27
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Putra.

KAJEN, JATENG – Dalam rangka mendukung kebijakan dari pemerintah pusat terkait adanya larangan mudik lebaran tahun 2021 mendatang, Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH.M.Si, menghimbau warganya untuk mematuhi aturan tersebut demi keselamatan bersama.

Hal tersebut dikatakan Bupati Asip Kholbihi saat diwawancarai seusai menghadiri acara buka bersama Forkopimda Kabupaten dan Kota Pekalongan di Makodim 0710 Pekalongan, pada Jumat (16/4/2021) malam.

‘’Kita sudah menerima surat edaran terkait dengan larangan mudik, tentu kita akan menyikapi, dengan mengamankan kebijakan dari pemerintah pusat,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi.

Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, ucap Bupati Asip, karena belajar dari lebaran tahun kemarin, saat ada larangan mudik dari Pemerintah Pusat, warga Kabupaten Pekalongan yang berjumlah sekitar 55.000 orang tetap nekat pulang ke kampung halaman. Dan hal tersebut tidak boleh terulang kembali di tahun ini, menurutnya.

Selain itu, supaya tidak terulang kembali seperti tahun kemarin, dikatakan Bupati Asip Kholbihi bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolres Pekalongan untuk membatasi pemudik di tahun 2021 ini. Dan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi dengan Paguyuban Warga Pekalongan yang ada di Jakarta supaya pembatasan mudik bisa dilakukan dengan baik.

‘’Kepada warga Pekalongan yang ada di Jakarta, saya mohon agar ikut mengamankan kebijakan pemerintah, demi keselamatan kita bersama,’’ ujarnya.

Selain melakukan antisipasi gelombang mudik dari luar kota, dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi dalam wawancara tersebut, bahwa pihaknya juga melarang ASN yang ada di lingkungan Kabupaten Pekalongan untuk mengajukan ijin mudik karena menurutnya, dapat dipastikan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan mengijinkannya.

‘’Memang di Kabupaten Pekalongan ini banyak ASN yang berasal dari luar kota, tetapi Insyaallah para ASN di lingkungan Kabupaten Pekalongan ini sudah memahami aturan main, sehingga tidak mengajukan ijin untuk mudik pada hari itu. Dan pemerintah kabupaten juga tidak akan mengijinkan, dalam rangka mengamankan instruksi dari pemerintah pusat,’’ ungkapnya.

Bupati Asip juga menuturkan,hal yang paling penting saat ini adalah mewaspadai para pemudik-pemudik yang datang ke wilayah Kabupaten Pekalongan dengan cara mengoptimalkan kembali program dari pak gubernur yaitu ‘Jogo Tonggo’.
Karena menurutnya ‘’Program Jogo Tonggo ini yang harus diaktifkan kembali untuk mengantisipasi kalau ada beberapa warganya yang terpaksa pulang, maka harus ada langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,’’

Dan saat dimintai keterangan, apabila ada warga Kabupaten Pekalongan yang pulang ke kampung halaman dari luar kota sebelum tanggal 6 Mei 2021 mendatang apakah akan dilakukan karantina terlebih dahulu, Bupati Asip menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan hal tersebut.

‘’Tidak, saya lihat, kecuali yang bergejala ya, dan sekarang ini sudah banyak yang pulang juka ini, tetapi karena kondisinya sehat-sehat saja maka tidak kita lakukan langkah-langkah tersebut. Tetapi tetap kita waspadai, karena dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan akan memantau terus perkembangan orang per orang warga masyarakat, terutama yang baru saja datang dari luar kota,’’ jelas Bupati Asip Kholbihi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here