Beranda Pendidikan Tim Penilai Lomba Perpustakaan Sekolah Sambangi SMAN 4 Lutim

Tim Penilai Lomba Perpustakaan Sekolah Sambangi SMAN 4 Lutim

94
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Lukmansyah.

LUTIM, SULSEL – Tim penilai lomba perpustakaan sekolah terbaik tingkat provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021, menyambung Perpustakaan BJ, Habibie SMAN 4 Luwu Timur di kecamatan Mangkutana yang tahun ini menjadi Wakil Kabupaten Luwu Timur pada lomba perpustakaan sekolah tingkat provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (29/05/2021).

Kedatangan tim penilai yang terdiri dari Ketua TIM penilai, Jumala Samsuddin, S.Sos.MM., dari UNHAS, dan Tulus Wulan Juni, S.Sos, dari Perpustakaan Kota Makassar didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Luwu Timur Satri, dan perwakilan Camat Mangkutana disambut Kepala Sekolah SMPN 4 Lutim Nursalam, S.Pd, M.Si, Komite Sekolah H. Suparjo, SE, M.Si, para Guru dan pengelola perpustakaan sekolah.

Kepala Sekolah SMAN 4 Lutim Nursalam dalam sambutan pengantarnya mengungkapkan bahwa perpustakaan sekolah Bj, Habibie SMAN 4 Lutim masih banyak kekurangan yang harus dibenahi dan pihaknya hanya mampu berbenah sesuai kemampuan.

“Semoga dengan kehadiran bapak/ibu Tim penilai dapat memberikan masukan dan saran yang sangat berharga untuk kepentingan perpustakaan sekolah kami,” kata Nursalam.

Nursalam menambahkan, perpustakaan SMAN 4 Lutim telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung guna memberikan kenyamanan bagi pengunjung antara lain AC, Wifi, CCTV, komputer, koran, majalah dan tehnologi yang berkaitan dengan informasi informasi perbukuan.

“Selain itu, ada juga joglo (gasebo) tempat membaca dan taman baca yang merupakan partisipasi komite,” ungkapnya.

“Semoga apa yang kami lakukan disini ,dapat bermanfaat untuk generasi bangsa,khususnya bagi anak anak kita yang menempuh pendidikan di tempat ini kami juga ucapakan terima kasih kepada Tim penilai yang telah datang jauh dari makassar untuk melihat langsung perpustakaan kami,semoga perpustakaan sekolah ini mampu bersaing baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Dr. Iskandar, salah satu Tim Penilai mangatakan, untuk lomba ini, ada beberapa kriterian penilaian yang harus dipenuhi,yang pertama ialah organisasi perpustakaan, lalu gedung/ruang perpustakaan, ketiga masalah perabot dan perlengkapan, ke empat anggaran perpustakaan, kelima tenaga pengelola perpustakaan, keenam koleksi perpustakaan dan pengolahan bahan perpustakaan, ketujuh layanan kerjasama dan promosi perpustakaan, terakhir kesembilan ialah komponen penguat.

Senada dengan itu, Tulus Wulan Juni Tim Penilai dari perpustakaan kota makassar mengungkapkan bahwa tujuan dari tim penilai datang ke sekolah ialah yang : pertama untuk mencocokan instrumen dan bukti bukti yang sudah dikirimkan. Dan yang kedua untuk meminta komitmen Kepala Sekolah karena nilai sekarang itu bukan nilai akhir, karena 6 sekolah ini statusnya sama yakni 6 besar karena nilainya masih 900.

“Jika ingin bersaing ke tingkat nasional harus diatas 900,” ungkapnya.

Pustakawan terbaik di Sulawesi Selatan ini juga memberikan masukan masukan dan pembinaan kepada para pengelola perpustakaan tentang bagaimana cara agar bisa mendapat nilai yang bagus dan sesuai standar perpustakaan nasional diantaranya tentang susunan struktur organisasi ,jumlah tenaga pengelola perpustakaan yang dinilai kurang, penataan ruang perpustakaan yang harus terpisah antara ruang baca dan ruang koleksi,dan koleksi buku yang dipajang tidak lebih dari 5 judul yang sama,bahkan jumlah TV bisa lebih dari satu.

Sementara Komite Sekolah H. Suparjo, mengaku siap membenahi kembali perpustakaan Bj Habibie tersebut sesuai dengan saran dan masukan dari Tim Penilai Perpustakaan sekolah.

“Saya berharap,perpustakaan kami ini bisa mewakili sulawesu selatan ke tingkat nasional,” harap Suparjo.

Terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Luwu Timur Satri, mengungkapkan optimismenya jika Perpustakaan Bj. Habibie SMAN 4 Lutim akan mampu bersaing dengan finalis lainnya yang juga masuk enam besar.

“Masuk enam besar se sulsel sudah sangat luar biasa apalagi nanti bisa juar 1 dan mewakili sulsel ke tingkat nasional tentunya akan membawa harum nama lutim dan sulsel,” imbuh Satri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here