Beranda Pendidikan Aplikasi ‘KUDU SEKOLAH’ Maju Dalam KIPP Sinovik 2021

Aplikasi ‘KUDU SEKOLAH’ Maju Dalam KIPP Sinovik 2021

48
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Putra.

PEKALONGAN, JATENG – Resmi menjadi salah satu aplikasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada Mei 2019 lalu, dengan tujuan untuk memajukan pelayanan publik yang berbasis e-goverment, aplikasi ‘Kudu Sekolah’ maju dalam Kompetisi Nasional Inovasi Pelayanan Publik SINOVIK 2021.

Dimana pada hari ini, Rabu (7/7/2021), Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., telah mengikuti wawancara dan melakukan presentasi pemaparan aplikasi Kudu Sekolah dihadapan dewan juri KIPP SINOVIK 2021, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati.

Kepada dewan juri, Fadia menyampaikan bahwa aplikasi Kudu Sekolah merupakan salah satu bentuk inovasi Kabupaten Pekalongan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan semua anak usia sekolah di Kabupaten Pekalongan dapat mengenyam pendidikan sebaik mungkin.

Karena menurutnya, aplikasi Kudu Sekolah merupakan salah inovasi pelayanan publik dari Pemerintah Kabupaten pekalongan yang berbasis e-goverment dengan dasar web dan android sehingga diharapkan dengan hal tersebut masyarakat bisa lebih mudah mengakses dan juga bisa langsung mendownload melalui playstore.

‘’Kami meyakini aplikasi Kudu Sekolah ini merupakan aplikasi yang komplit. Karena kita disini juga sudah ada situsnya, dan saya rasa ini memang aplikasi yang sangat bagus dan akan menangani permasalahan ATS yang meliputi pendataan, reformasi dan monitoring evaluasi,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.

Fadia menambahkan, bahwa aplikasi Kudu Sekolah ini sangat layak masuk top 45 KIPP SINOVIK 2021 karena memiliki berbagai manfaat yang besar. Diantaranya adalah mampu mengintegrasikan berbagai sumber data ATS dan masyarakat dapat berpartisipasi untuk mengusulkan data ATS secara langsung, serta keunggulan lainnya.

‘’Aplikasi ini bekerja mulai dari pengelolaan sumber data dan usulan masyarakat. Setiap 6 bulan sekali kita akan melakukan monitoring terhadap anak-anak tersebut apakah masih sekolah apakah sudah putus sekolah kembali,’’ tandasnya.

Selain itu, dalam pemaparannya kali ini tentang aplikasi Kudu Sekolah, Fadia juga mengatakan bahwa semenjak awal diluncurkan pada bulan Mei 2019, aplikasi Kudu Sekolah ini sudah berhasil memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan di Kabupaten Pekalongan yaitu mampu melakukan penambahan sekolah dan guru pendamping sekolah secara signifikan.

‘’Inovasi ini telah kita jamin dengan terbitnya 3 Perbup penting ini dan tersediaannya buku panduan dan tutorial aplikasi termasuk tenaga operator yang telah dilatih diseluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Pekalongan,’’ pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here