Beranda Investigasi Tambang Emas Illegal Pakai Exsapator Alat Berat Tetap Eksis di Kabupaten Murung...

Tambang Emas Illegal Pakai Exsapator Alat Berat Tetap Eksis di Kabupaten Murung Raya

13
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asmansyah.

MURUNG RAYA, KALTENG – Setelah sempat ditutup beberapa bulan yang lalu terkait dideportasinya tenaga kerja asing dari China yang bekerja sebagai tenaga ahli di Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di daerah Beringin Kelurahan Datah Koto Kecamatan Tanah Siang Selatan Kabupaten Murung Raya (Mura) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dan saat ini sudah mulai kembali bekerja aktip memakai alat berat exsapator. Sungguh sangat mengherankan PETI yang jelas jelas dilarang itu tetap bisa dibuka dan bekerja kembali seperti semula. Hal ini disampaikan oleh Ilmi Siam salah seorang aktivis dan tokoh masyarakat di Murung Raya.

Menurutnya PETI di kawasan Beringin itu dalam pengerjaanya menggunakan alat berat sehingga dampaknya sangat merusak ekosistim Lingkungan dan juga hutan.

“Ada Puluhan lebih alat berat yang digunakan bekerja di kawasan beringin, sudah barang tentu alat berat jenis excavator itu tidak ada ijinnya. Baik ijin pendaratan maupun ijin operasi,” katanya.

Ditambahkannya, dengan bisa bekerjanya alat berat tersebut saya yakin ada beking yang mengamankannya. Bahkan untuk kelancarannya disinyalir memberikan setoran kepada oknum aparat setempat.

Seharusnya pihak terkait baik aparat
Kepolisian maupun Pemerintah Daerah menutup kawasan tambang tersebut, karena dampak yang ditimbulkan sangat merusak Alam. Kasihan anak cucu kita sebagai pewaris yang menanggung akibatnya dimasa yang akan datang,” terangnya.

“Sudah seharusnya Pemerintah Daerah dan aparat Kepolisian bertindak tegas tidak menutup mata dan terkesan melakukan pembiaran terhadap keberadaan PETI di kawasan Beringin yang sudah jelas tidak memiliki Ijin Pertambangan Rakyat (IPR),” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here