Beranda Daerah Gubernur Al Haris Mendorong Tanaman Porang Jadi Komoditi Unggulan

Gubernur Al Haris Mendorong Tanaman Porang Jadi Komoditi Unggulan

6
0
BERBAGI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Nahar

MERANGIN, JAMBI  – Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendorong dan mendukung tanaman porang agar bisa menjadi komiditi unggulan di Provinsi Jambi.

“Tanaman porang merupakan salah satu produk pertanian Indonesia saat ini sudah mulai booming, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,”kata Al Haris pada acara Tanam Perdana Porang dan Pelantikan Asosiasi Petani Porang Merangin (APPM), di Desa Langling Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin, Jum’at (14/01/2022).

Gubernut Al Haris mendengar secara langsung testimoni dari petani Porang sukses menanam 4 ribu batang di lahan seluas ¼ hektare mendapatkan hasil panen 5 ton dengan harga 6.500 rupiah per kilogram.

“Artinya, tanaman porang ini menjanjikan dan merupakan kesempatan yang baik untuk kita semua,karena tanaman porang mudah cara penanaman dan perawatannya,”ujar Al Haris

Kabupaten Merangin memiliki potensi lahan cukup luas untuk melakukan penanaman porang, merupakan peluang bagi masyarakat Merangin dalam mengembangkan tanaman porang.

“Kita akan mempersiapkan pangsa pasar, hilirisasi tanaman porang ini sehingga bernilai tinggi di pasaran,” tutur Al Haris.

Al Haris mengingatkan petani untuk tidak ragu dan takut dalam melakukan penanaman porang, karena kedepannya tanaman porang ini sangat menjanjikan.

“Tanaman porang saat ini sudah konsumsi dunia dan masuk kedalam program Bapak Presiden Joko Widodo, untuk menunjang terwujudnya ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya perekonomian Kabupaten Merangin,” kata Al Haris.

Al Haris berpesan kepada asosiasi dan para petani untuk terus semangat dalam upaya pengembangan porang bukan hanya sesaat saja, tetapi niat dan tekad harus kuat sehingga dapat terus berkelanjutan.

“Pemerintah Provinsi Jambi turut berusaha membantu petani dan asosiasi dalam menciptakan nilai tambah bagi tanaman porang, sehingga menghasilkan manfaat yang maksimal bagi Provinsi Jambi,”imbuhnya

Lebih lanjut Al Haris mengungkapkan, bahwa masyarakat bisa menggunakan secara maksimal terkait penyerahan kartu tani, bantuan bibit padi, jagung, dan alat pengolahan pupuk organik kepada petani dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas produk produk pertanian.

Menurutnya, Kartu tani merupakan bentuk perlindungan pemerintah kepada petani sesuai dengan Undang Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, serta rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), supaya pupuk bersubsidi bisa tepat sasaran

“Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi adalah dengan kartu tani yang pendataannya sudah berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan ditetapkan melalui elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (eRDKK),” ungkap Al Haris.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Fajarman mengatakan, APPM ini sudah terbentuk pada bulan Agustus 2021 dan Pemerintah Kabupaten Merangin membuat surat pada tanggal 31 Desember 2021.

“Alhamdulillah sebagian anggota sudah menikmati hasil dari tanaman porang dan sebagian memang baru memulai dalam artian baru menjajaki tanaman porang ini,” kata Fajarman.

Sekda berharap para petani porang terus menjalin kerjasama dengan sesama perkumpulan petani porang baik dalam Provinsi Jambi maupun lintas Provinsi mengingat bahwa prospek kedepan memang sangat menjanjikan.

“Semoga melalui tanaman porang dapat mengangkat nama Kabupaten Merangin dan Provinsi Jambi,”harap Fajarman.

Pada kesempatan itu, Ketua APPM Asy Syahrul, melaporkan sesuai Surat Keputusan Kementerian Pertanian RI bahwa tanaman porang termasuk salah satu komoditi binaan Kementerian Pertanian tanaman pangan dari jenis umbi-umbian, dan sesuai dengan Surat Gubernur Jambi tentang pengembangan tanaman porang menjadi ekonomi unggulan.

“Berdasarkan surat tersebut, kami sudah memulai menanam porang sebanyak lebih kurang 600 ribu batang dengan luas lahan lebih kurang 15 hektar. Kami juga sudah memiliki anggota sebanyak 40 orang dan berdiri sejak tanggal 22 Agustus 2021,”pungkas Syahrul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here