Muskab PMI Kabupaten Batang Siap Penuhi Target

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Udin. 

BATANG, JATENG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) 2023. Muskab bertujuan untuk menyusun proram PMI lima tahun ke depan di antaranya memilih ketua dan pengurus baru.

“Kami mempersilahkan PMI kecamatan untuk mengajukan calon atau mencalonkan diri menjadi ketua maupun pengurus baru PMI Kabupaten Batang yang baru,” ujar Ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Taufik saat jeda Muskab di Aula PMI setempat, Senin (27/2/2023).

Taufik mengungkapkan PMI Kabupaten Batang di era kepemimpinannya masih terdapat banyak kekurangan maupun pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Salah satunya adalah agenda akreditasi Unit Donor Darah (UDD) namun dengan sisa waktu yang ada pihaknya menyanggupi akreditasi akan rampung di 2023.

“Selain akreditasi PMI Kabupaten juga mesih belum menyelesaikan pendirian Apotik PMI. Kami masih terkendala izin, mudah-mudahan cepat terealisasi,” katanya.

Di sisi lain Ketua PMI dua periode tersebut sempat menyinggung keberhasilan menangani program Rumah Tidak Layak huni (RTLH) selama 10 tahun kepemimpinannya.

Dalam lima tahun ini, kata dia, PMI Kabupaten Batang telah merehab RTLH sebanyak 91 unit dengan total bantuan mencapai Rp 910 juta atau Rp 10 juta per unit rumah

Ia pun berharap siapapun yang terpilih menjadi ketua PMI Kabupaten Batang yang baru nanti bisa meneruskan program tersebut bahkan harus lebih baik dari sebelumnya.

“Sebelumnya satu kecamatan ada dua rumah yang direhab, semoga yang baru nanti bisa bertambah menjadi tiga rumah dan nilai bantuannya pun juga bisa lebih banyak dari sebelumnya,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan itu.

Memasuki masa berakhirnya pengurus periode 2018-2023, PMI Kabupaten merilis laporan penggalangan bulan dana yang terus mengalami kenaikan mulai dari 2018 yang mencapai Rp 1,04 miliar, lalu 2019 Rp 1,1 miliar.

“Capaian bulan dana PMI baru anjlog di dua tahun masa pandemi Covid-19 yang hanya Rp 600 juta di 2020 dan 2021 di kisaran yang sama,” beber Taufik.

Penggalangan bulan dana PMI mengalami kenaikan pesat baru di 2022 yang mencapai Rp 1,3 miliar dan harapannya di penggalangan bulan dana 2023 akan lebih tinggi lagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *