Kacab PELNI Sorong Terkesan Arogansi Terhadap Jurnalis Sorong

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Oriyen Suebu. 

SORONG, PAPUA BARAT DAYA – Kepala PELNI Cabang Sorong terkesan arogan terhadap awak media yang hendak melakukan konfirmasi harga tiket Non Bed yang dijual oleh PT. PELNI Cabang Sorong kepada para penumpang.

Kejadian tersebut bermula ketika awak media datangi kantor PELNI Cabang Sorong pada tanggal 31/05/2024 dan hendak bertemu langsung dengan Kepala PELNI guna konfirmasi maraknya penjualan tiket Non Bed. Penjualan tiket Non Bed ini, memicu peningkatan kapasitas penumpang yang berlebihan, namun Kepala PELNI mengeluarkan kata-kata kasar kepada awak media dan dengan nada sombong mengatakan ”TIDAK, SAYA TIDAK BISA BERTEMU MEDIA,” angkuh Kepala PELNI dihadapan awak media.

Hal ini membuat awak media kaget dan terkejut atas pernyataan spontan yang dikeluarkan oleh Pejabat Publik terhadap awak media. Dan seolah olah Kepala PELNI Cabang Sorong tidak menghargai kinerja para Jurnalis.

Sekretaris DPD Provinsi Papua Barat Daya “Cokro Prawiro Nusantoro” Relawan Prabowo Rahman Kabes, S.IP saat dihubungi awak media, Senin (03/06/24), “menyayangkan tindakan Kepala PELNI terhadap rekan rekan wartawan yang hendak melakukan konfirmasi berita”.

”Saya sangat sesalkan tindakan seorang pejabat Publik yang arogansi terhadap rekan-rekan wartawan. Seharusnya sebagai pimpinan menayakan baik-baik maksud dan tujuan wartawan melakukan konfirmasi berita,” ucap Kabes.

“Saya juga meminta kepada Menteri BUMN Erik Tohir untuk berikan Sanksi tegas dan copot jabatannya selaku Kepala PELNI Cabang Sorong,” tegas Kabes.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *