Aktivitas Galian C di Sungai Welo Doro Diduga Merusak Alam dan Ancam Banjir

Foto: Terlihat alat berat Excavator dan truk.

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Tim. 

PEKALONGAN, JATENG – Aktivitas galian C di aliran Sungai Welo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, kian meresahkan. Kegiatan penambangan batu yang dilakukan di area sungai tersebut diduga tidak hanya ilegal, namun juga berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan.

Pantauan langsung di lokasi pada Rabu (6/8/2025) menunjukkan adanya satu unit alat berat jenis excavator yang terus beroperasi, dibantu puluhan truk yang mengantri untuk mengangkut hasil tambang. Aktivitas ini mengubah kondisi alami sungai yang seharusnya berfungsi sebagai penahan arus saat musim hujan tiba.

Warga setempat mengaku sudah sejak hampir tiga bulan terakhir aktivitas ini berlangsung tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.

“Setiap hari ada truk lalu lalang, batu-batu di sungai diangkut semua. Kalau dibiarkan terus, kami takut terjadi banjir bandang,” ungkap salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya.

Sebagai informasi, batu-batu besar di dasar sungai memiliki peran penting dalam memperlambat arus air dan mencegah terjadinya erosi serta banjir. Pengambilan material secara masif tanpa kajian lingkungan dikhawatirkan akan memperparah risiko bencana di kawasan hilir.**

Pos terkait