Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia, khususnya talenta muda lulusan perguruan tinggi. Bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker), Telkom menghadirkan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi, yang ditujukan untuk memberikan pengalaman kerja nyata serta pembekalan industri kepada para fresh graduate.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi Telkom sebagai BUMN digital dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus upaya menciptakan lapangan kerja berkualitas di berbagai sektor industri nasional.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata dukungan Telkom terhadap upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan pasar kerja.
“Berkolaborasi dengan Kemnaker, Telkom berkomitmen memberikan kontribusi terbaik untuk mendukung pengembangan talenta muda Indonesia. Melalui program ini, kami berharap para lulusan baru mendapatkan pengalaman magang yang relevan dengan kebutuhan industri serta adaptif terhadap dinamika dunia kerja,” ujar Willy, Jumat (11/10/2025).
Program ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi (fresh graduate) maksimal satu tahun setelah kelulusan—terhitung mulai Agustus 2024. Setiap peserta akan mengikuti masa magang selama enam bulan dan mendapatkan Uang Saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP), Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, pendampingan magang industri, serta sertifikat resmi setelah menyelesaikan program.
Program magang ini dijalankan oleh Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan (Binalavogan) serta Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker. Peserta akan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia, dengan memperhatikan sebaran dan kebutuhan industri di masing-masing daerah.
Adapun sektor-sektor prioritas yang dibuka dalam program ini mencakup: Food & Beverages, Industri Kreatif & Digital, Komunikasi & Informasi, Sektor Industri, Sektor Publik, Pariwisata, Logistik & Transportasi, Pertanian, Sektor Jasa lainnya.
Peserta program hanya diperbolehkan mengikuti satu kali magang dan dapat melamar maksimal tiga lowongan dari berbagai bidang.
Proses pendaftaran dan seleksi program ini sepenuhnya dilakukan secara daring melalui situs resmi maganghub.kemnaker.go.id di bawah sistem SIAPKerja. Berikut tahapan prosesnya:
1. Perusahaan mendaftar menggunakan NIB dan menunjuk admin resmi.
2. Pengajuan kebutuhan magang diajukan oleh perusahaan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan.
3. Kemnaker melakukan verifikasi dan menyetujui kuota magang.
4. Lowongan magang diumumkan, dan peserta mulai mendaftar.
5. Perusahaan melakukan seleksi berdasarkan lamaran yang masuk.
6. Kemnaker menetapkan peserta magang.
7. Program magang resmi dimulai.
Dengan sistem yang transparan dan terintegrasi, program ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyerapan tenaga kerja muda di dunia industri.
Inisiatif ini mempertegas posisi Telkom sebagai penggerak ekosistem digital nasional. Melalui pendekatan pengembangan talenta berbasis praktik kerja nyata, Telkom turut mencetak generasi muda yang memiliki digital mindset, kreativitas, inovasi, dan daya saing global.
“Kami tidak hanya menjembatani dunia kampus dan industri, tetapi juga membantu mencetak SDM unggul Indonesia yang siap beradaptasi dengan transformasi digital dan tantangan global ke depan,” pungkas Willy.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, program pemagangan ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengatasi kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri, sekaligus mendukung misi pembangunan nasional dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing.**








