Laporan wartawan sorotnews.co.id : Ahmad Hakim.
TAPSEL, SUMUT – Pesantren Modern unggulan terpadu “Darul Mursyid (PDM) yang didirikan oleh Alm Drs. H. Ihutan Ritonga yang bergelar H. Mursyid beserta istrinya Hj. Riana, Srg, pada tahun 1992 di desa Simanosor Julu, Kec. Saipar Dolok Hole, Kab. Tapanuli Selatan, Sumatra Utara dan beroperasi pada tanggal 15 maret 1993.
Pesantren Darul Mursyid (PDM) yang berdiri di atas lahan yang luasnya kurang lebih 18 Ha yang terletak di desa Simanosor Julu, kec. Saipar Dolok Hole, kab Tapanuli Selatan, Sumatra Utara ini mempunyai banyak ke unggulan di antara pesantren yang ada di Indonesia ini, PDM di sebut juga pesantren “Sains” sekolah pencetak juara Olimpiade Sain yang berakhlakul karimah”, baik di tingkat daerah, Nasional dan Internasional.
Pada tahun 2022 PDM ini memperoleh medali 124 medali Emas, 124 medali Perak 240 medali Perunggu total 295 medali, pada tahun 2023 ini memperoleh juara Internasional di bidang Matematika yang di selenggarakan di Tahailand.
Dalam wawancara dengan wartawan sorotnews.co.id, bersama ketua yayasan PDM H. Ja’far Syahbuddin Ritonga, DBA, Minggu (22/1/2023) mengatakan pesantren Darul Mursyid yang berdiri pada tahun 1993 hingga sekarang 2023 telah banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat.
“PDM mempunyai Visi Misi sebagai lembaga pemberdayaan umat untuk meningkatkan kejayaan peradaban islam dan menjadikan center of islamic excellence (pusat kejayaan peradaban islam) di Sumatra Utara bagian Tenggara pada tahun 2023 ini,” katanya.
“Di samping itu PDM juga aktif dalam memberikan sumbangan atau pun inpaq sadaqah ke berbagai Mesjid, musollah, berbagai yayasan dan sebagainya, sejak berdirinya PDM ini kami selalu memberikan dan berbagi infaq dan sadaqah pada setiap tahun, ini lah PDM yang selalu berbagi sebut ketua PDM,” jelasnya.
Lebih lanjut di sebutkannya pemberian inpaq sadaqah sudah merupakan kewajiban karena ini hasil dari pemberian dari murid murid pada saat yang dinamakan GINJU (gemar infaq jumat).
“Maka dari situlah kami mengumpulkan dana dan menyalurkan dana infaq ke berbagai masjid, mosollah, yayasan setiap tahun nya, sudah pasti di salurkan melalu proposal pengajuan” dalam tahun ini kita sudah menyalurkan 13 proposal pembangunan masjid, mosollah dan bantuan ke yayasan muallap dan besaran bantuan tersebut mencapai Rp.10 juta masing masing setiap penerima bantuan,” paparnya.








