Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
PEKALONGAN, JATENG – Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Pekalongan berjalan dinamis. Hasil Musyarawah Cabang (Muscab) yang digelar di Hotel Nirwana, pada Selasa (21/4) malam, muncul delapan nama kandidat, masing-masing empat nama hasil mapping DPW bersama DPP, dan empat nama usulan dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC).
Salah satu nama yang mendapat dukungan dan diusulkan oleh mayoritas DPAC dari empat kecamatan, adalah H Ali Hamzah. Anggota DPRD Kota Pekalongan sekaligus Sekretaris Fraksi PKB itu ketika dikonfirmasi membenarkan hasil tersebut. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta atas kesuksesan Muscab berjalan lancar dan dinamis.
“Alhamdulillah Muscab PKB Kota Pekalongan berjalan dengan baik, sejuk dengan penuh kegembiraan. Iya. Di situ muncul banyak nama kandidat yang diusulkan. Saya sendiri kaget mayoritas DPAC mengusulkan nama saya sebagai Calon Ketua. Sebagai kader saya siap maju mengikuti proses selanjutnya,” tutur Ali Hamzah, saat dikonfirmasi, Rabu (22/4). siang.
Ali Hamzah tidak lupa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus DPAC yang telah sepakat maju mengikuti tahapan administratif pemilihan Ketua DPC. Proses tahapan sebelumnya juga sudah diikuti para pengurus secara persyaratan administratif telah sah menjadi peserta Muscab.
“Setelah diusulkan nama-nama calon ketua, tahapan selanjutnya para calon mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Tentu berharap dan minta doanya saya bisa masuk tahapan-tahapan berikutnya yang dilaksanakan oleh DPP PKB,” ungkap Ali Hamzah, yang juga Bendahara PC GP Ansor Kota Pekalongan itu. Disinggung terkait target yang ingin dilakukan jika terpilih menjadi Ketua DPC PKB, dirinya menardetkan PKB mampu meraih sembilan kursi di DPRD Kota Pekalongan, dari enam kursi yang saat ini ada.
Ali Hamzah menambahkan, prinsip utama dari proses demokrasi pemilihan Ketua DPC, siapa pun yang akan menahkodai PKB Kota Pekalongan harus didukung semua pengurus dan kader. Menjaga soliditas partai lebih penting dari sekedar proses pemilihan ketua di setiap diadakan Muscab.
“Mari kita jaga soliditas, kesolidan itu lebih penting dan itu menjadi amanat Muscab. Kita jaga kesolidan dengan terus berkomunikasi aktif, bersinergi dengan tokoh-tokoh di kalangan Nahdlatul Ulama (NU), juga pondok pesantren, dan semua elemen kita rangkul agar PKB semakin maju kuat dan jaya,” tegasnya.
Pihaknya berharap, PKB Kota Pekalongan, terus berkontribusi positif dalam menentukan kebijakan pemerintah daerah. Kebijakan produktif yang pro rakyat bersungguh-sungguh menjadikan Kota Pekalongan semakin lebih baik dan makmur.
Sebagaimana diketahui, DPC PKB Kota Pekalongan menggelar Muscab di Hotel Nirwana Pekalongan, Senin 19 April 2026 malam. Agenda Muscab sendiri, disamping meminta pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya, juga menjaring nama-nama untuk didudukan sebagai Ketua DPC PKB Kota Pekalongan periode 2026-2031.
Sebelum Muncab berlangsung, semula muncul tiga nama, namun dalam forum Muscab, akhirnya berkembang muncul delapan nama sebagai calon Ketua DPC PKB Kota Pekalongan. Kedelapan nama tersebut yakni M. Latifuddin (Sekretaris DPC PKB 2021-2026) pemantauan DPP PKB. Kemudian, Muhtarom (mantan Ketua PCNU Kota Pekalongan), Nusron (Ketua DPC PKB 2021-2026), Izzul Choirot (Wakil Ketua DPC PKB 2021-2026), hasil pemetaan DPW PKB Jawa Tengah.
Selanjutnya, Ali Hamzah, Zaki Maulida TAN, Meutya Azkia M Desky (ketiganya Anggota DPRD Kota Pekalongan/F-PKB, serta Dani Winata (Ketua PAC PKB Pekalongan Selatan), yang merupakan usulan dari PAC dari forum Muscab. Kedepalan nama tersebut, berikutnya akan diusulkan ke DPW PKB Jawa Tengah dan DPP PKB, untuk ditentukan Ketua DPC PKB Kota Pekalongan periode 2026-2031.
Dalam Muscab sendiri hadir Siti Mukaromah (DPP PKB) yang juga Anggota DPR RI/F-PKB Jawa Tengah VIII (Kabupaten Banyumas dan Cilacap), Abdul Hamid (DPW PKB Jawa Tengah), Kiai Rasijan Rafsanjani (Dewan Syuro DPC PKB Kota Pekalongan), sesepuh PKB, pengurus DPC, PAC PKB serta organisasi sayap partai. Disamping itu, hadir pula Kiai Hasan Su’aidi (Rais Syuriyah PCNU Kota Pekalongan), Moch Machrus Abdullah (Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pekalongan) serta sejumlah Banom NU lainnya.**








