Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Program bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mulai dirasakan manfaatnya oleh para penarik becak di Kota Surabaya. Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, untuk kemudian didistribusikan ke seluruh wilayah Surabaya.
Sedikitnya 154 desa dan kelurahan se-Kota Surabaya menerima penyaluran becak listrik tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku transportasi tradisional sekaligus mendukung transportasi ramah lingkungan.
Saat melakukan kunjungan ke Pasar Kedurus, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, wartawan Sorotnews.co.id berkesempatan menemui salah satu penerima manfaat, Moh Ilyas, seorang penarik becak listrik.
Moh Ilyas diketahui merupakan warga asli Lumajang yang kini menetap di Surabaya, tepatnya di DK Gogor, Kelurahan Jajartunggal, Kecamatan Wiyung. Ia telah menekuni profesi sebagai penarik becak sejak tahun 1990, dengan wilayah operasional sehari-hari di sekitar Pasar Kedurus.
Ia mengungkapkan, sebelum menerima bantuan becak listrik, rata-rata penghasilannya berkisar Rp100 ribu per hari. Dengan adanya becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto, ia merasa pekerjaannya menjadi lebih ringan dan berharap pendapatannya dapat meningkat.
“Sekarang tidak terlalu capek lagi karena tidak harus mengayuh. Semoga penghasilan saya bisa bertambah,” ujar Moh Ilyas kepada wartawan Sorotnews.co.id.
Ia juga menyampaikan harapan agar bantuan serupa dapat dirasakan oleh seluruh penarik becak lain yang hingga kini belum mendapatkannya. Selain itu, Moh Ilyas turut mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar selalu diberikan kesehatan dan umur panjang.
“Semoga Bapak Presiden selalu sehat dan bisa terus memimpin ke depan,” tuturnya.
Program bantuan becak listrik ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban kerja penarik becak, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil di perkotaan, khususnya di Kota Surabaya.**








