Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK.
MANGGARAI, NTT – Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Santo Sirilus Ruteng resmi mengawali Tahun Akademik 2025/2026 dengan Misa Pembukaan dan Lectio Brevis pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Perayaan ini dimulai pukul 08.30 WITA dihadiri segenap civitas akademika STIPAS, mahasiswa baru, dosen, dan tenaga kependidikan.
Misa dipimpin oleh Ketua Yayasan Persekolahan Sukma Keuskupan Ruteng, Rm. Patrick Yosafat Dharsam Guru, MA, bersama konselebran: Ketua STIPAS Ruteng Rm. Dr. Rikardus Moses Jehaut, S.Fil., M.Th, Wakil Ketua I Pater Yosef Masan Toron, S.Fil., M.Th, dan Ketua Prodi Pendidikan Keagamaan Katolik Rm. Emanuel Haru, S.Fil., M.Si, serta beberapa dosen.
Perayaan Ekaristi ini mengangkat tema: “Berakar dalam Iman dan Berkembang dalam Ilmu.”
Dalam homilinya, Rm. Patrick menegaskan bahwa tema tersebut akan kosong bila hanya menjadi slogan. Merujuk bacaan Kitab Yosua 24 dan Injil Matius 19, ia menekankan bahwa iman sejati menuntut kesetiaan dan kerendahan hati, bukan kekuasaan yang menindas.
Ia juga berpesan kepada pengurus BEM agar jangan menjadi “Banyak Ego, Minim Akal Sehat,” melainkan hadir sebagai pembela kebenaran, pemersatu mahasiswa, dan penolak manipulasi.
“Hari ini kita ditantang untuk memilih: setia pada Kristus atau tunduk pada kepentingan sempit. Murid Kristus sejati tidak memecah, tetapi mempersatukan,” tegasnya.
Di sela perayaan ekaristi, Ketua STIPAS Ruteng Rm. Rikardus Moses Jehaut (Ardus) melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025–2026. Pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada pengurus BEM periode sebelumnya serta serah-terima jabatan.
Dalam sambutannya, Rm. Ardus menegaskan bahwa mengawali tahun ajaran baru dengan Ekaristi adalah tanda memohon berkat Tuhan. Ia juga mendorong mahasiswa agar rajin berdoa, setia mengikuti misa, serta aktif hadir di tengah umat melalui berbagai kegiatan pastoral.
“Mahasiswa STIPAS bukan hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga dipanggil untuk menjadi garam dan terang di tengah umat,” tandasnya.
Mengakhiri perayaan, Rm. Patrick menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar STIPAS. Ia juga menyambut dosen dan tenaga kependidikan baru yang akan memperkaya dinamika kampus.
Kepada pengurus BEM yang baru dilantik, ia menekankan bahwa kepemimpinan bukanlah jabatan, melainkan pelayanan dan teladan hidup.
“STIPAS berarti Satu Tujuan, Iman, Prestasi, Asa, dan Semangat. Inilah arah kita: iman yang kokoh, prestasi yang nyata, harapan yang menyala, dan semangat yang tidak pernah padam.”
Sebagai penutup sambutannya dengan pantun penyemangat:
Jalan bersama di pagi cerah,
Langkah ringan hati bergema.
STIPAS satu tujuan yang indah,
Iman dan ilmu jadi cahaya.
Usai misa dan pelantikan BEM, kegiatan dilanjutkan dengan Lectio Brevis. Tradisi akademik ini berupa kuliah singkat untuk memberikan informasi kepada mahasiswa baru dan orangtua/wali mengenai proses perkuliahan, biaya kuliah, jadwal perkuliahan, peluang beasiswa, serta visi-misi STIPAS.
Acara ini dipandu oleh Rm. Emanuel Haru, S.Fil., M.Si selaku Ketua Prodi PKK dan Pater Yosef Masan Toron, S.Fil., M.Th selaku Wakil Ketua I STIPAS Ruteng.
Dengan rangkaian acara ini, STIPAS St. Sirilus Ruteng menegaskan komitmennya membentuk mahasiswa yang berakar dalam iman, berkembang dalam ilmu, dan aktif menjadi pelayan di tengah umat.**








