Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
KOTA PEKALONGAN, JATENG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal bersama Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar pasar murah dan layanan penukaran uang kertas baru untuk kebutuhan lebaran di Lapangan Mataram.
Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid yang membuka dua kegiatan tersebut mengatakan pasar murah selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, bawang merah dan minyak goreng dengan harga yang lebih murah juga di tempat yang sama bisa mendapatkan layanan penukaran uang kertas baru.
“Untuk pasar murah ada yang istimewa dari BI Tegal dalam melayani masyarakat seperti pengguna QRIS bisa mendapatkan casback dan satu liter minyak goreng bila bertransaksi non tunai atau melalui QRIS,” ujar Aaf, panggilan karib walikota, Senin (27/3/2023).
Kemudian untuk layanan penukaran uang kertas baru bagi kebutuhan lebaran, BI Tegal juga menggandeng perbankan, koperasi, Kantor Pos dan Pegadaian melalui 18 unit mobil kas keliling sehingga warga dimudahkan untuk menukarkan uangnya.
Kepala KPw BI Tegal Taufik Amrozy menambahkan untuk melayani penukaran uang pihaknya menyediakan uang tunai sebanyak Rp 5,04 Triliun bagi kebutuhan di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
“Jumlah uang tunai yang disediakan 300 miliar lebih banyak dari lebaran sebelumnya,” ungkap Taufiq.
Ia pun menjelaskan selain uang yang disiapkan bertambah, titik layanan penukaran uang yang dijangkau mobil kas keliling juga bertambah banyak yakni ada 108 lokasi terseber di wilayah eks karesidenan.
“Jumlah tersebut lebih banyak dari lebaran sebelumnya yang hanya ada 72 titik atau lokasi,” jelasnya.
Kemudian, lanjut dia, penukaran uang kertas baru dibatasi maksimal hanya Rp 3,8 juta untuk satu paketnya dan layanan penukaran uang akan berlangsung hingga H-1 lebaran.








