Laporan wartawan sorotbews.co.id : Marselin SK.
MANGGARAI TIMUR, NTT – Bupati Mangggarai Timu, Agas Andreas, S.H, M.Hum menghadiri Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman yang akan dilaksanakan pada Selasa 21 Oktober 2025 di Jakarta sesuai undangan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Nomor B PM. 02. 04. 5. 10. 25. 267 tanggal 7 Oktober 2025.
Pada pertemuan ini juga sekaligus dilaksanakan penyerahan apresiasi kepada pemenang Lomba Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah dengan PJAS Aman serta UPT terbaik dalam pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Pangan Olahan.
Desa Compang Ndejing Kecamatan Borong pada kesempatan ini menerima apresiasi sebagai pemenang Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional.
Program Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan merupakan inisiatif dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bertujuan membangun ekosistem keamanan pangan berbasis partisipasi masyarakat.
Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif, BPOM menggandeng pemerintah daerah, sekolah, pasar tradisional, dan komunitas desa untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, dan pengawasan terhadap pangan yang aman, sehat, dan bermutu.
Program ini mencakup pelatihan kader, inspeksi pangan, pembentukan komunitas pengawas, serta integrasi nilai-nilai keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta budaya konsumsi pangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.
Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Kepala Desa Compang Ndejing, Ahmad Kabur dan didampingi oleh Bupati Manggarai Timur.
Bupati Agas menyampaikan rasa bangganya untuk capaian desa Compang Ndejing pada program ini.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh pak Kades dan masyarakat desa Compang Ndejing. Masyarakat Compang Ndejing selama ini secara konsisten telah menyediakan pangan aman dan sehat untuk komsumsi keluarga bahkan untuk wilayah sekitarnya.
Masyarakat memaksimalkan potensi yang ada dengan lahan yang tersedia untuk menanam aneka jenis tanaman pangan. Saya berharap gerakan ini bisa menjadi contoh untuk desa lainnya di Manggarai Timur.
Bupati Agas juga menyampaikan komitmen Pemda Matim untuk terus mendampingi masyarakat melalui berbagai program dan dinas terkait untuk memastikan tersedianya keamanan dan kualitas pangan untuk masyarakat.**








