Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu.
SORONG, PBD – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Papua Barat Daya menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi jajaran Pamobvit Polres/TA se-Polda Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Kamis (12/2/2026).
Bimtek ini dipimpin langsung oleh Dirpamobvit Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Irwan Sunuddin, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh personel Pamobvit dari berbagai Polres jajaran di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Irwan Sunuddin menegaskan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri, khususnya dalam bidang pengamanan objek vital. Ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan profesionalitas anggota, baik dalam aspek administrasi maupun teknis pengamanan di lapangan.
“Bimtek ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme anggota Polri, mulai dari aspek administrasi hingga pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan. Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya secara menyeluruh,” ujar Kombes Pol Irwan.
Ia juga menyoroti pentingnya pendistribusian personel dalam pelaksanaan tugas pengamanan agar dilakukan secara tepat dan sesuai kebutuhan. Menurutnya, penempatan anggota harus mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku agar pelaksanaan pengamanan berjalan efektif dan maksimal.
Dalam kesempatan yang sama, BRIPKA Achmad, S.H., menambahkan bahwa selama ini masih ditemukan kendala dalam pendistribusian anggota, khususnya di jajaran Polres, yang belum sepenuhnya berjalan sesuai SOP.
“Masih terdapat pendistribusian anggota yang tidak berjalan sebagaimana mestinya atau belum sesuai dengan SOP yang berlaku. Melalui Bimtek ini, kami berharap seluruh jajaran dapat melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penempatan serta pengelolaan personel,” jelasnya.
Melalui kegiatan Bimtek Pamobvit ini, Polda Papua Barat Daya berharap seluruh personel mampu meningkatkan kesiapsiagaan, responsivitas, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas pengamanan objek vital di wilayah masing-masing.
Dengan peningkatan kapasitas dan pemahaman yang lebih baik terhadap prosedur serta tata kelola pengamanan, diharapkan tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Papua Barat Daya.**








