Dorong Penguatan Galangan Kapal Nasional, PT PAL Minta Dukungan Kebijakan Konsisten dari DPR RI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

SURABAYA, JATIM — PT PAL Indonesia menegaskan pentingnya dukungan kebijakan yang konsisten, berkelanjutan, dan berpihak pada industri dalam negeri guna memperkuat sektor galangan kapal nasional. Penegasan ini disampaikan Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, saat menerima kunjungan kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di fasilitas PT PAL Indonesia, Senin (8/12/2025).

Kaharuddin menuturkan bahwa kebutuhan armada nasional terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, kebijakan yang memberi ruang tumbuh bagi industri galangan kapal dalam negeri sangat dibutuhkan.

“Kebutuhan armada nasional terus meningkat, dan untuk menjawab itu dibutuhkan dorongan kebijakan yang mampu menghidupkan produktivitas industri galangan dalam negeri. PT PAL Indonesia siap mengambil peran sebagai lead integrator galangan nasional, namun dukungan kebijakan yang berkesinambungan menjadi faktor kunci,” tegasnya.

Kaharuddin menambahkan, kebutuhan armada kapal dalam 10 tahun mendatang sangat besar untuk memenuhi aspek Ketahanan Energi, Ketahanan Pangan, dan Ketahanan Teritorial. Penguatan industri galangan kapal nasional dinilai akan memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional.

Salah satu bentuk penguatan tersebut adalah kepastian pemesanan (order).

“Ketika order tetap terjaga, ekosistem industri turunannya ikut bergerak. Dampaknya tidak hanya pada sektor pertahanan, tetapi juga pada pergerakan ekonomi yang bersifat eksponensial,” ujarnya.

Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menekankan bahwa transformasi industri pertahanan maritim harus sejalan dengan arah pembangunan nasional. Indonesia saat ini tengah menuju kemandirian pertahanan 2029, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kehadiran Komisi VII di PT PAL dan industri pertahanan strategis untuk memastikan transformasi industri pertahanan maritim berjalan sesuai road map-nya,” jelasnya.

Komisi VII DPR RI, yang membidangi sektor Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata, dan Sarana Publikasi, melaksanakan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap industri pertahanan strategis.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut perwakilan dari Kementerian Perindustrian, jajaran Direksi holding industri pertahanan Defend ID, serta Ketua Iperindo.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memastikan percepatan penguatan industri pertahanan maritim Indonesia agar mampu menjawab kebutuhan nasional dan tantangan geopolitik di masa mendatang.**

Pos terkait