Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Kelurahan Tampo merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Napabalano. Wilayah ini sebelah barat berbatasan dengan Laut, sebelah Utara berbatasan dengan Laut, sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Napabalano dan sebelah selatan berbatasan dengan hutan.
Kelurahan yang memiliki wilayah administrasi di Kecamatan Napabalano ini dipimpin oleh seorang lurah Wa Ode Ope, SE, sejak 2016 sampai sekarang.
Saat ditemui di ruangan kerjanya dalam sesi wawancara Wa Ode Ope, memberikan keterangan terkait pembangunan saat ini yang ada di Kelurahan Tampo yakni Jalan lingkungan, sumur gali dan sumur resapan. Pembangunan yang ada ini kita menyesuaikan pada alokasi anggaran yang di peruntukan dari kementerian keuangan.
“Pembangunan yang dilakukan ini tentu tidak akan mungkin secara langsung menyentuh kesejahteraan seluruh masyarakat di Kelurahan Tampo apalagi pembangunan yang ada memang bentuknya fisik tapi tidak memiliki unsur untuk mensejahterakan seluruh masyarakat saya di Tampo,” tuturnya.
“Terkait penggunaan anggaran lurah yang sudah dialokasikan oleh Kementerian Keuangan itu kami juga pemerintah Kelurahan Tampo tentunya tidak serta Merta langsung melakukan pekerjaannya, tetapi terlebih dulu kami mengundang para tokoh masyarakat untuk melakukan yang namanya Musrenbang di balai pertemuan Kelurahan Tampo,” terang Lurah Tampo.
Lurah Tampo ini berharap agar pihak Kementerian Keuangan memberikan alokasi anggaran yang memadai.
“Agar kemudian kami dari pihak pemerintah Kelurahan bisa memaksimalkan pembangunan hingga sumber penghidupan seluruh masyarakat Kelurahan Tampo tidak hanya bertani dan mengojek saja. Namun ada aspek lain yang bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat Kelurahan Tampo,” harapnya.








