MediaMIND 2025 Resmi Ditutup, Jumlah Karya Meningkat 32 Persen

Laporan wartswan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2025 resmi ditutup setelah seluruh proses penjurian final rampung pada 8 Desember 2025. Penyelenggaraan tahun keempat ini mencatat lonjakan signifikan jumlah karya yang masuk, menandai meningkatnya perhatian publik terhadap sektor pertambangan nasional dan inisiatif strategis Grup MIND ID.

Bacaan Lainnya

Sejak kompetisi dibuka pada 11 Juli hingga 25 November 2025, panitia menerima sebanyak 794 karya jurnalistik, meningkat 32 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun 2024 yang mengumpulkan 603 karya. Kenaikan ini tidak hanya berasal dari kalangan jurnalis, melainkan juga dari peserta publik dan mahasiswa, terutama pada kategori konten media sosial.

Penyelenggara menilai tren tersebut menunjukkan bahwa masyarakat umum kini semakin aktif berperan dalam memperkuat ekosistem literasi dan penciptaan nilai tambah di industri pertambangan.

Pada kategori media, infografis menjadi salah satu format dengan pertumbuhan paling mencolok. Hal ini memperlihatkan bahwa media semakin inovatif dalam menyajikan fakta secara visual, ringkas, dan mudah dipahami pembaca.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme dari berbagai peserta lintas kelompok.

“Kenaikan jumlah karya menunjukkan bahwa kepedulian publik terhadap masa depan sektor pertambangan begitu tinggi. Ini bukan hanya angka, tetapi energi kolektif yang mendorong kami untuk terus bergerak maju membangun masa depan,” ujar Pria.

Ia menegaskan bahwa MIND ID tetap berkomitmen menjadikan MediaMIND sebagai kompetisi yang kredibel, transparan, inklusif, dan relevan dengan perkembangan industri. Seluruh karya peserta telah dinilai oleh dewan juri independen yang berasal dari unsur media, kreator, dan profesional.

Dalam penjurian final, hadir jajaran juri antara lain: Budi Setyarso, Direktur Tempo Media Group; Wahyu Daniel, Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia; Maria Yuliana Benjamin, Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia; Arief Suditomo, Direktur Utama Metro TV Group; Arbain Rambey, Fotografer Senior.

Selain itu, untuk kategori publik dan media sosial, penjurian juga melibatkan: Grace Natalie, Komisaris Independen MIND ID; Yudhis Thira, Founder Tangan Belang; Cania Citta, Co-founder Malaka.

Pria berharap MediaMIND terus menjadi ruang kolaboratif yang menghasilkan karya jurnalistik terbaik sekaligus memperkuat literasi yang positif dan memberdayakan bagi masyarakat.

“Kami berharap MediaMIND bukan hanya melahirkan karya terbaik, tetapi juga semakin memperkuat literasi yang konstruktif untuk masa depan Indonesia,” tutupnya.**

Pos terkait