Laporan wartawan sorotnews.co.id : Samahato Buulolo/A. Pais.
SIBOLGA, SUMUT – Seorang aktivis di Kota Sibolga, Sumatera Utara, mengalami teror setelah memviralkan dugaan penimbunan bantuan bencana alam melalui media sosial.
Teror tersebut terjadi ketika rumah korban diduga dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Botol berisi bahan bakar yang diduga bom molotov dilempar ke arah halaman rumah korban hingga menimbulkan percikan api. Api sempat menyambar area sekitar kendaraan yang terparkir di depan rumah, namun berhasil dipadamkan sebelum membesar.
Sebelum kejadian tersebut, aktivis yang diketahui bernama Risman Lase sempat mengunggah video yang memperlihatkan dugaan penimbunan bantuan bencana. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah paket bantuan disimpan di sebuah bangunan yang disebut-sebut berada di kawasan Sibolga.
Unggahan itu kemudian menarik perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Tidak lama setelah video tersebut viral, teror pembakaran pun terjadi di kediaman Risman.
Dilokasi kejadian, ditemukan pecahan botol kaca yang diduga berasal dari bom molotov serta sumbu kain yang telah terbakar, dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban juga disebut-sebut merekam pergerakan orang yang diduga terlibat dalam aksi teror tersebut.
”Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut hingga kini aparat Kepolisian tengah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mengungkap pelaku serta motif di balik aksi teror tersebut,” jelasnya.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian warga setempat, terutama karena terjadi setelah korban memviralkan dugaan penimbunan bantuan Bencana Alam yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil penyelidikan resmi.**








