MIND ID Dukung Pendidikan Melalui Pemali Boarding School Bersama Ruangguru

Ilustrasi.

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pendidikan nasional melalui program Pemali Boarding School. Program ini membuktikan bahwa kontribusi perusahaan tambang tidak hanya pada nilai tambah mineral, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia di daerah operasional.

Dalam penguatan program, MIND ID bekerja sama dengan PT Timah Tbk menyelenggarakan Onboarding MINDucation x TIMAH: Pemali Boarding School Bersama Ruangguru Fase 2.0. Program ini diikuti 72 siswa kelas XI dan XII, yang akan mendapatkan akses pembelajaran lengkap selama 12 bulan, termasuk fitur Ruangbelajar, pembelajaran tatap muka, kelas pengembangan diri, tryout TKA, PAS/PTS, SNBT, virtual campus tour, hingga project-based learning melalui aplikasi Ruanguji.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menekankan bahwa program ini hadir untuk mendukung generasi muda, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang beruntung.

“Generasi muda merupakan energi penggerak masa depan. Kami berupaya memastikan mereka memiliki kesempatan yang layak untuk berprestasi dan menjadi penggerak pembangunan peradaban masa depan,” ujarnya.

Sejak pertama kali digulirkan pada tahun 2000, Pemali Boarding School yang berlokasi di SMAN 1 Pemali, Kabupaten Bangka, telah melahirkan 886 alumni yang berkiprah di berbagai profesi di tingkat nasional maupun global. Pada 2025, tercatat 108 siswa tengah menempuh pendidikan di sekolah ini, berasal dari Kepulauan Bangka Belitung, Riau, dan Kepulauan Riau.

Pria menegaskan program Pemali Boarding School akan terus dikembangkan dan menjadi kebanggaan pendidikan di wilayah operasional PT Timah. Program ini menjadi bukti bahwa investasi sosial perusahaan di sektor pendidikan mampu melahirkan SDM unggul daerah yang siap bersaing dan menjadi penggerak pembangunan.

“Para generasi muda ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas dapat lahir dari kolaborasi perusahaan tambang dengan sektor pendidikan,” pungkas Pria.**

Pos terkait