Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK.
MANGGARAI, NTT – Pemerintah Pusat, Melalu kementerian Pekerjaan Umum telah mengalokasikan dana sekitar Rp. 20.814.417.600 untuk proyek “Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Provinsi NTT I.
Proyek tersebut tersebar di Min 2 Manggarai Timur, MTsS Al-Hikmah Lamba Leda, MAS AL-Hikmah Lamba Leda, MIN 3 Manggarai Timur, MTSN Manggarai Timur, MIS AL-Hidayah Tompong, MIS AL-Qalam Tompong.
Proyek tersebut dikerjakan oleh Bumi Lestari, KSO, Dengan nilai kontrak: 1538/HK02.03/SPK/PS-NTT.III/XII/2025. Konsultan PT. Mahakarya Abadi Konsultan KSO. PT. Predator Loo Holun Dalo KSO PT. Fatek Engginering Consultant, .Waktu pelaksanaan selama 330 hari kalender kerja.
Berdasarkan pantauan media Sorotnews di tujuh (7) lokasi tersebut mulai dari tanggal 21-22 Januari 2026, terlibat proses pekerjaan dilokasi mulai dilaksanakan, seperti Pembersihan lokasi, Penggalian fondasi serta pengecoran fondasi.
Pekerjaan dilapangan saat ini mengalami kesulitan karena terkendala cuaca yang buruk. Beberapa hari para pekerja tidak menjalankan tugasnya karena hujan yang lebat.
Terpisah pengurus Yayasan Pendidikan Islam “Look Lesson” Tompong Ustad Jemain Usman bertempat di tompong menyampaikan ucapan trimakasih kepada Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan dana begitu besar untuk pembangunan 7 Madrasah yang ada di Kabupaten Manggarai Timur ini.
Bagi kami ini merupakan berkat yang patut disyukuri, karena bisa menjawab keluhan beberapa sekolah, lebih khusus kami yang mengelola sekolah swasta selama ini.
Program Pemerintahan PHTC Prabowo-Gibran telah menjawab keluhan anak bangsa yang berada di pelosok negeri.
Lanjut Ustat Jemain, kami mulai dari Pengurus Yayasan, Para guru dan orang tua murid menyambut baik kehadiran proyek yang ada, dan berharap proses pelaksanaanya sesuai petunjuk teknis yang berlaku.
Ustat yang dikenal tegas dan jiwa membangun ini menyampaikan bahwa untuk pengadaan material galian C (Pasir dan batu) Serta besi, diambil berdasarkan material yang telah diuji di laboratorium.
Ketika itu dianggap layak maka pihak pelaksana bisa mengambilnya dan langsung di drop kelokasi-lokasi kerja yang telah ada.
Sementara warga Ronting bernama Hamdin menyampaikan rasa trimaksih atas perhatian pemerintah Pusat terhadap sekolah madrasah yang ada di Kabupaten Manggarai Timur.
Kami yang ada dipelosok negeri merasa apa yang dilakukan oleh pemerintah Pusat merupakan berkat Sehingga kami menerima dan mendukung penuh proses pengerjaan proyek yang ada.
Terpisah pihak Bumi Lestari yang dihubungi media ini bernama Fadi menyampaikan komitmenya untuk mengerjakan proyek ini sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Kami sebagai pihak pelaksana juga akan mengikuti segala ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kami akan menjaga mutu demi nama baik perusahaan kami”.
Untuk diketahui PHTC, Merupakan singkatan dari Program Hasil Terbaik Cepat, inisiatif dari pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan publik, terutama dibidang kesehatan (peningkatan RSUD tipe D ke C) dan pendidikan (Renovasi Madrasah dan sekolah, digitalisasi pembelajaran), serta infrastruktur lainya, dengan fokus pada daerah 3T(Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk pemerataan dan kualitas layanan yang setara.**







