Laporan wartawan sorotnews.co.id : Ade Kristianto.
JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres, pada Senin (2/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 253 personel dari jajaran Polres dan Polsek se-Jakarta Barat.
Upacara tersebut mengangkat tema nasional “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, selaras dengan semangat untuk memperkuat nilai-nilai dasar negara sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa terhadap Pancasila sebagai dasar ideologi negara yang mempersatukan keberagaman Indonesia.
“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah atau teks hukum, melainkan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ujar AKBP Tri Suhartanto saat membacakan amanat tersebut.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila mencerminkan prinsip-prinsip kemanusiaan, keadilan sosial, gotong royong, dan penghormatan terhadap martabat setiap individu. Pancasila disebut sebagai rumah besar bagi seluruh keberagaman yang dimiliki Indonesia, serta sebagai kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Upacara ini juga menjadi pengingat akan peran strategis institusi Polri, khususnya para personel Polres Metro Jakarta Barat, dalam menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam tugas-tugas kepolisian dan kehidupan bermasyarakat.
Dengan digelarnya upacara ini, Polres Metro Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat ideologi bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.**








