Pos Indonesia Gelar Leadership Forum, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Perusahaan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

BANDUNG, JABAR – PT Pos Indonesia (Persero) menggelar Leadership Forum Pos Indonesia bersama Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sekaligus CEO PT Danantara Asset Management, Dony Oskaria. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah transformasi perusahaan, khususnya melalui pembenahan internal dan penguatan tata kelola.

Forum tersebut dihadiri jajaran pimpinan BP BUMN dan PT Danantara Asset Management, serta Direktur Utama Pos Indonesia, Daud Joseph, bersama seluruh jajaran direksi dan senior leader Pos Indonesia. Selain sebagai ajang diskusi strategis, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan visi dan memperkuat semangat transformasi di seluruh lini organisasi.

Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa keberhasilan transformasi perusahaan harus dimulai dari fondasi internal yang kuat, terutama dalam aspek tata kelola dan sistem pembukuan yang transparan serta akuntabel.

“Perusahaan yang sustain adalah perusahaan yang memiliki pembukuan yang benar dan tata kelola yang kuat. Transformasi harus dimulai dari pembenahan internal, dilakukan dengan kesungguhan dan keikhlasan, serta didorong oleh visi dan semangat yang sama di seluruh lini organisasi,” ujar Dony.

Ia juga menekankan pentingnya kesamaan visi dalam menghadapi dinamika perubahan industri yang semakin kompetitif. Menurutnya, Pos Indonesia perlu terus memperkuat langkah transformasi melalui konsolidasi internal, redesign model bisnis, serta peningkatan sistem pengawasan, termasuk penerapan audit forensik.

Lebih lanjut, arah transformasi ke depan turut menitikberatkan pada penguatan peran Pos Indonesia dalam ekosistem logistik nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui integrasi layanan, digitalisasi end-to-end, serta penerapan standar global guna meningkatkan daya saing perusahaan.

Melalui forum ini, Pos Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara menyeluruh. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan organisasi yang sehat, adaptif, serta kompetitif, baik di tingkat nasional maupun regional, seiring dengan tuntutan transformasi industri logistik yang semakin dinamis.**

Pos terkait