Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.
TAPSEL, SUMUT — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, untuk meninjau secara langsung perkembangan penanganan bencana banjir dan tanah longsor, sekaligus memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak berjalan optimal, Rabu (31/12/2025).
Kunjungan diawali di Kecamatan Batang Toru. Di lokasi tersebut, Presiden Prabowo meninjau jembatan bailey yang dibangun di atas Sungai Garoga sebagai solusi sementara untuk memulihkan kembali konektivitas dan mobilitas warga yang sempat terputus akibat bencana.
Presiden menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Batang Toru atas semangat dan ketabahan mereka dalam menghadapi musibah. Ia juga mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat warga meski masih berada dalam situasi pemulihan pascabencana.
“Kepada seluruh aparat, relawan, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta semua pihak yang bekerja siang dan malam, saya menyampaikan terima kasih. Kerja keras saudara-saudara adalah bukti bahwa bangsa ini kuat karena persatuan dan kepedulian,” ujar Presiden Prabowo.
Usai meninjau jembatan bailey, Presiden melanjutkan kunjungan ke Pos Pelayanan Pengobatan bagi korban bencana yang didirikan oleh prajurit Kodam I/Bukit Barisan. Di lokasi tersebut, Presiden menemui langsung para prajurit dan tenaga kesehatan yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan, sekaligus mengecek ketersediaan serta stok obat-obatan bagi warga yang membutuhkan layanan medis.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan dapat dilaksanakan secara baik, merata, serta menjangkau seluruh wilayah terdampak tanpa terkecuali.
Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah maupun pusat untuk terus menjaga koordinasi yang solid, memastikan bantuan tepat sasaran, serta mendengar kebutuhan warga satu per satu.
“Tidak boleh ada yang terlewat. Kita harus saling menguatkan, saling membantu, dan menjaga harapan,” tegasnya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga terdampak bencana yang tengah mengungsi. Momentum tersebut diisi dengan kegiatan nonton bersama film animasi karya anak bangsa berjudul Jumbo, sebagai bentuk dukungan moril dan hiburan bagi masyarakat.
Di tengah suasana pergantian tahun, Presiden menyampaikan harapan agar masyarakat dapat menyambut tahun 2026 dengan semangat dan optimisme, meski sedang menghadapi musibah. Pemerintah, menurutnya, akan terus bekerja keras untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
Selain itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pihak-pihak yang melanggar ketertiban dan hukum, sebagai bentuk perlindungan terhadap kepentingan dan keselamatan rakyat.
“Semoga tahun baru 2026 membawa harapan baru, menghadirkan kembali senyum di tengah masyarakat, serta memulihkan kehidupan warga agar dapat bangkit dan melangkah maju,” tutup Presiden Prabowo.**








