PT Angkasa Pura Kelola Retribusi Pasar Pharaa, Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas Utama

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Gebby.

JAYAPURA, PAPUA – Pengelolaan retribusi di Pasar Pharaa, Sentani, akan segera berada di bawah kendali PT Angkasa Pura. Meski demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa hampir seluruh tenaga kerja yang bertugas dalam aktivitas penarikan retribusi merupakan masyarakat lokal. Bahkan, sekitar 99 persen petugas retribusi adalah putra-putri daerah Kabupaten Jayapura.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Jayapura, Budi Projonegoro Yoku, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Langkah ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah daerah yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Meski pengelolaan berada di bawah PT Angkasa Pura, namun kami memprioritaskan tenaga kerja lokal. Dari seluruh petugas retribusi yang bekerja di Pasar Pharaa, 99 persen adalah masyarakat asli Kabupaten Jayapura,” ujar Budi Projonegoro Yoku, Sabtu (6/12/2025).

Kebijakan ini disambut positif oleh para pedagang Pasar Pharaa. Mereka menilai bahwa perekrutan tenaga kerja lokal tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tetapi juga memudahkan komunikasi serta menciptakan suasana pasar yang lebih harmonis.

Salah satu pedagang, Rusli, mengungkapkan harapannya agar sistem retribusi yang diterapkan ke depan dapat berjalan lebih tertib dan teratur. Ia juga menilai bahwa petugas dari lingkungan sekitar lebih memahami dinamika para pedagang.

Pemerintah Kabupaten Jayapura turut memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut. Pengelolaan Pasar Pharaa oleh PT Angkasa Pura diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi sekaligus menghadirkan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Dengan adanya kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah daerah yang melibatkan tenaga kerja lokal, Pasar Pharaa Sentani diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih tertib, nyaman, dan produktif bagi seluruh pelaku usaha.**

Pos terkait