Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Prestasi membanggakan diraih Fadriyah (26), Qori tuna netra asal Wiyung, Surabaya, yang berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tuna Netra tingkat Kota Surabaya tahun 2026.
Fadriyah merupakan lulusan Diploma 2 Pondok Pesantren Tuna Netra di Ponorogo, Jawa Timur. Perempuan yang tinggal di Perumahan Pondok Indah, Wiyung, Surabaya ini mulai mendalami seni baca Al-Qur’an sejak usia 23 tahun. Berkat ketekunan dan bimbingan intensif, dalam waktu relatif singkat ia mampu menunjukkan kemampuan tilawah yang mumpuni hingga meraih prestasi tingkat kota.
Dalam proses belajarnya, Fadriyah dibimbing oleh Ustadah Ida Zubaidah, pengajar yang berdomisili di Perumahan Gunungsari Indah, Surabaya. Di bawah arahan sang ustadah, Fadriyah terus mengasah teknik tajwid, makharijul huruf, serta penguasaan lagu (nagham) tilawah.
Selain aktif mengikuti perlombaan, Fadriyah juga kerap mengisi berbagai kegiatan keagamaan. Ia rutin membawakan tilawah Al-Qur’an dalam acara bakti sosial dan pengajian wanita di Masjid Gunungsari Indah, Surabaya. Suaranya yang merdu dan pelafalan ayat-ayat suci yang fasih kerap mendapat apresiasi dari jamaah.
Ketua panitia pengajian wanita Masjid Gunungsari Indah, Sri Astutik Bambang, menyampaikan bahwa Fadriyah sering diundang untuk mengisi tilawatil Qur’an di berbagai pengajian, baik di Surabaya maupun Sidoarjo.
“Fadriyah memiliki suara yang sangat merdu dan pembawaan seperti qori profesional. Ia sering kami undang dan juga mendapat undangan dari berbagai pengajian di Surabaya dan Sidoarjo,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Fadriyah diharapkan dapat menjadi inspirasi, khususnya bagi penyandang disabilitas, untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di bidang keagamaan maupun bidang lainnya.**








