Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, warga Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya menggelar kegiatan karnaval dan bersih desa (ruwahan) yang berlangsung meriah pada Sabtu (9/11/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga dari RW 1 hingga RW 9 se-Kelurahan Kedurus, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang. Warga menampilkan beragam kreativitas mulai dari pakaian adat Nusantara hingga kostum bertema pahlawan nasional, serta menampilkan atraksi budaya seperti reog Ponorogo, replika ikan Suro, dan replika naga terbang.
Karnaval dibuka secara resmi oleh Lurah Kedurus, Wisnu Purwowiyono, S.Sos., yang didampingi oleh Ketua LKMK Kedurus, Hj. Indrawasih, SE., serta dihadiri oleh perwakilan Polsek Karangpilang, Koramil Karangpilang, Satpol PP Kecamatan Karangpilang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan para ketua RW se-Kelurahan Kedurus.
“Kegiatan karnaval dan bersih desa ini menjadi momentum bagi warga untuk memperingati Hari Pahlawan sekaligus melestarikan tradisi ruwahan yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Kedurus,” ujar Wisnu Purwowiyono, Lurah Kedurus, di sela kegiatan.
Selain karnaval, rangkaian acara bersih desa atau ruwah desa tahun ini telah dimulai sejak 8 November 2025, diawali dengan pementasan wayang kulit dengan dalang Ki Adiyanto dari Delta Sari, Waru, Sidoarjo. Pagelaran tersebut mengusung lakon “Wahyu Dewandaru”, yang sarat pesan moral dan nilai-nilai perjuangan.
Sementara itu, pada hari berikutnya (10 November 2025) akan digelar pengajian akbar yang menghadirkan penceramah kondang asal Bojonegoro, KH. Anwar Zahid (Abah Anza).
Ketua LKMK Kelurahan Kedurus, Hj. Indrawasih, SE., menyampaikan bahwa kegiatan ruwah desa dan karnaval ini akan dijadikan agenda tahunan yang tetap digelar setiap tahun dalam rangka mempererat kebersamaan warga.
“Melalui kegiatan ini kami berharap warga Kedurus semakin guyub, rukun, serta dapat meneladani semangat para pahlawan dan menghormati leluhur, khususnya sesepuh Kedurus, Punden Buyut Canting,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Suyatno, Ketua RW 03 yang turut mengoordinir peserta karnaval, mengapresiasi antusiasme warga yang turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
“Warga tampil penuh semangat, mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya bangsa,” tuturnya.
Kegiatan karnaval dan ruwah desa di Kelurahan Kedurus ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan silaturahmi warga, tetapi juga menjadi simbol semangat nasionalisme serta pelestarian tradisi yang mengakar kuat di tengah masyarakat.**








