Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Kesiapan Prajurit Harus Tertanam dalam Hati

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

BELITUNG TIMUR, BABEL — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya kesiapan prajurit yang tidak hanya sebatas ucapan, tetapi harus tertanam kuat dalam hati. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan kepada prajurit Yonif TP 845/Ksatria Satam di Belitung Timur.

Di hadapan para prajurit, Menhan menekankan bahwa tanggung jawab sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan amanah besar dari rakyat yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.

“Kalian adalah harapan rakyat. Jika sudah diberi kemampuan, harus sanggup menjalankan tugas mengawal kedaulatan negara,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat prajurit muda yang baru memulai masa pengabdian. Ia mendorong agar semangat tersebut terus dijaga dan diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

“Buktikan bahwa prajurit TNI hadir untuk menjaga keamanan dan kenyamanan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan prajurit TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai representasi kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pesan yang disampaikan Menhan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap prajurit harus menjadikan kepercayaan rakyat sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.**