Telkom dan Google Indonesia Dorong Inovasi Pendidikan Digital di Yogyakarta lewat Pemanfaatan AI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

YOGYAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Google Indonesia sukses menggelar rangkaian acara edukasi bertajuk “Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the Digital Era” pada 27–28 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Telkom Witel Yogya Jateng Selatan, Yogyakarta, dan menyasar pasar pendidikan di wilayah tersebut.

Acara ini bertujuan memperkenalkan solusi komprehensif Telkom Solution kepada institusi pendidikan, mulai dari penyediaan infrastruktur konektivitas, pemanfaatan Google Workspace for Education, hingga penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas proses pembelajaran.

Inisiatif tersebut sejalan dengan peluncuran Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang mengusung empat pilar strategis, yakni AI Campus, AI Playground, AI Connect, dan AI Hub, sebagai motor penggerak digitalisasi nasional sekaligus pemberdayaan talenta lokal.

General Manager Telkom Witel Yogya Jateng Selatan, Agus Faisal, dalam sambutannya menegaskan transformasi peran Telkom di era digital. Menurutnya, Telkom kini tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan konektivitas, tetapi juga sebagai enabler transformasi digital.

“Telkom hadir tidak hanya sekadar penyedia konektivitas internet. Melalui sinergi dengan TelkomGroup dan Google, kami menyediakan solusi end-to-end, mulai dari infrastruktur jaringan, perangkat pembelajaran digital, hingga integrasi ekosistem Google for Education dan AI. Kami berharap kolaborasi ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan visi institusi pendidikan dengan tren teknologi global, sehingga kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator,” ujar Agus Faisal.

Rangkaian acara ini juga menghadirkan sesi berbagi wawasan (sharing session) dari para praktisi pendidikan yang telah berhasil menerapkan transformasi digital di institusinya masing-masing.

Pada sesi pendidikan tinggi (higher education), Direktur Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII), Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., memaparkan bagaimana pemanfaatan ekosistem Google mampu meningkatkan efisiensi serta kolaborasi di lingkungan kampus. Menurutnya, adopsi teknologi seperti Google Workspace tidak hanya sebatas penggunaan alat, tetapi juga membangun budaya kerja dan pembelajaran yang lebih produktif dan terintegrasi.

Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan visi Telkom dalam mendukung konsep Smart Campus melalui solusi Gemini Enterprise dan Gemini AI Pro.

Sementara itu, pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (K-12), Febriandrini Kumala, S.T., M.IB., M.Ed. dari SMP Lazuardi Al-Falah GCS Klaten hadir sebagai pembicara utama. Dalam sesi bertema “Beyond the Limits: Achieving Global Excellence”, ia membagikan pengalaman sekolahnya dalam memanfaatkan ekosistem Google for Education melalui program Google Reference School sebagai standar emas pendidikan.

“Penerapan teknologi di kelas membuat materi ajar menjadi lebih personal dan kreatif, sehingga siswa lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Febriandrini.

Melalui rangkaian kegiatan ini, TelkomGroup berharap dapat mempercepat adopsi teknologi digital di sekolah dan perguruan tinggi di Yogyakarta, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berbasis kecerdasan buatan guna menjawab tantangan pendidikan di era digital.**

Pos terkait