Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
ACEH TAMIANG, ACEH — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan telekomunikasi yang andal, termasuk di wilayah terdampak bencana. Sebagai bentuk tanggung jawab tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, meninjau langsung kondisi infrastruktur jaringan komunikasi di wilayah terdampak banjir di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (23/12/2025).
Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan layanan telekomunikasi berjalan optimal sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana.
Dalam peninjauan tersebut, Seno Soemadji memantau langsung kondisi sejumlah infrastruktur vital, di antaranya Sentral Telepon Otomat (STO) Tanjung Pura dan STO Kuala Simpang, serta infrastruktur jaringan lainnya yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Peninjauan ini juga bertujuan memastikan bahwa pemulihan layanan dilakukan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
“Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas tetap terjaga agar komunikasi masyarakat tidak terputus di tengah situasi bencana. Sejak hari pertama, TelkomGroup bersama TelkomProperty dan tim regional telah bergerak cepat melakukan pemulihan aset dan jaringan di lapangan,” ujar Seno saat meninjau lokasi di Desa Menanggini, Kuala Simpang.
Menurutnya, sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), TelkomGroup berkomitmen untuk selalu hadir bagi masyarakat melalui percepatan pemulihan layanan telekomunikasi serta penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.
Seno menjelaskan bahwa hingga saat ini sebagian besar layanan telekomunikasi Telkom di Kabupaten Aceh Tamiang telah berangsur pulih. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan difokuskan pada titik-titik yang terdampak banjir, terutama di wilayah yang masih mengalami gangguan pasokan listrik.
Dalam proses tersebut, TelkomProperty sebagai pengelola dan pemelihara aset TelkomGroup berperan aktif mendukung percepatan pemulihan infrastruktur yang terdampak. STO menjadi prioritas utama karena memiliki peran vital dalam menopang layanan komunikasi, baik untuk kebutuhan pemerintahan maupun masyarakat.
“Tim teknisi Telkom bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh untuk memastikan layanan komunikasi dapat kembali dinikmati masyarakat. Namun demikian, kecepatan pemulihan juga sangat bergantung pada kondisi lapangan, cuaca, serta ketersediaan pasokan listrik,” jelasnya.
Seno juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim teknis yang telah menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim teknis yang sejak hari pertama bergerak cepat melakukan pemulihan. Di tengah akses yang terputus, mereka berjalan kaki menembus banjir dan lumpur sambil membawa genset dan baterai satu per satu. Mereka adalah pejuang telekomunikasi yang bekerja dengan dedikasi luar biasa demi menjaga konektivitas masyarakat,” tambahnya.
Meski proses pemulihan layanan pascabencana banjir di wilayah Sumatra menghadapi sejumlah tantangan, seperti akses lokasi yang sempat terisolasi, kerusakan perangkat akibat banjir dan lumpur, serta gangguan listrik yang masih terjadi, Telkom tetap berupaya memberikan kontribusi terbaik sebagai digital telco terdepan di Indonesia.
Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Telkom menyiapkan sejumlah solusi darurat, antara lain penggunaan genset serta dukungan konektivitas berbasis satelit guna memastikan layanan komunikasi tetap berjalan.
Selain fokus pada pemulihan jaringan, TelkomGroup juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan. Bersama TelkoMedika dan AdMedika, TelkomGroup menyediakan posko layanan kesehatan, ambulans, serta obat-obatan bagi masyarakat terdampak. Bantuan kebutuhan dasar seperti air bersih, fasilitas sanitasi, genset, pompa air, dan sumur bor turut disalurkan untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Upaya penanganan bencana ini tidak hanya dilakukan di Aceh Tamiang, tetapi juga mencakup wilayah terdampak lainnya di Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Sebagai perusahaan penyedia layanan telekomunikasi nasional, Telkom menegaskan bahwa pemulihan jaringan merupakan langkah paling krusial dalam memastikan kebutuhan komunikasi tetap terpenuhi di tengah situasi darurat. Melalui pemulihan layanan dan dukungan kemanusiaan yang berkelanjutan, Telkom kembali menegaskan perannya dalam menjaga konektivitas sebagai kebutuhan vital masyarakat, sekaligus menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat terdampak bencana.**








