Telkom Perkuat Ekosistem Inovasi Hijau Lewat Bumi Berseru Fest 2025

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA — Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengajak masyarakat menjadi “pahlawan lingkungan” masa kini melalui aksi nyata menjaga bumi. Menanggapi krisis lingkungan yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia, Telkom menghadirkan Bumi Berseru Fest 2025, sebuah inisiatif kolaboratif yang melibatkan generasi muda, komunitas, serta pelaku UMKM untuk bergerak bersama menciptakan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Bumi Berseru merupakan akronim dari “Bersama Selamatkan dan Rehabilitasi Bumi”, yang menjadi roh utama program ini menggerakkan masyarakat agar berinovasi sekaligus beraksi nyata bagi pelestarian lingkungan. Rangkaian kegiatan Bumi Berseru Fest 2025 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan ditandai dengan penyelenggaraan Awarding Day Bumi Berseru Fest 2025 secara daring pada 8 November 2025.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2025, deforestasi netto tahun 2024 mencapai 175,4 ribu hektare. Laporan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) 2025 Bappenas juga menyoroti kerusakan ekosistem air akibat rusaknya terumbu karang, penangkapan ikan berlebihan, lonjakan limbah plastik laut, serta dampak perubahan iklim.

Sementara itu, data Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK per 24 Juli 2024 mencatat timbunan sampah nasional mencapai 31,9 juta ton yang berasal dari 290 kabupaten/kota.

Kondisi tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.

Pada Awarding Day Bumi Berseru Fest 2025, Telkom Indonesia mengumumkan 42 tim terbaik dari tiga kategori kompetisi, yaitu: Aksi untuk Bumi, Inovasi Eco Produk, Teknologi Hijau & Inovasi Berkelanjutan.

Tim-tim ini berhak menerima pendanaan tahap pertama dengan dukungan maksimal Rp15 juta per tim. Seluruh tim terpilih akan mengikuti program mentoring dan monitoring untuk memastikan implementasi program berjalan efektif dan memberikan dampak lingkungan yang terukur.

Dalam kategori Alam dalam Lensa, Telkom Indonesia juga mengumumkan tiga pemenang utama melalui karya fotografi bertema keindahan dan kelestarian alam Indonesia. Setiap unggahan foto dari peserta setara dengan donasi satu bibit pohon, yang digunakan untuk mendukung program reforestasi dan pemulihan kawasan hutan.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, Hery Susanto, menegaskan bahwa inovasi digital harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.

“Sebagai perusahaan digital, Telkom Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada inovasi yang membawa dampak bagi keberlanjutan. Melalui Bumi Berseru Fest, kami ingin menumbuhkan semangat pahlawan lingkungan masa kini dengan menggandeng komunitas, mahasiswa, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan positif bagi bumi. Kami percaya kolaborasi dan inovasi adalah kunci menghadirkan masa depan yang hijau dan tangguh,” ujarnya.

Bumi Berseru Fest 2025 menjadi momentum penting dalam melahirkan aksi nyata perlindungan lingkungan. Telkom menegaskan bahwa ide-ide para finalis tidak berhenti pada konsep, melainkan diwujudkan menjadi aksi berkelanjutan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Program Bumi Berseru Fest 2025 sejalan dengan komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom Indonesia, khususnya mendukung target-target Sustainable Development Goals (SDGs) poin: 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem Lautan), 15 (Ekosistem Daratan).

Melalui inisiatif seperti Bumi Berseru, Telkom Indonesia terus meneguhkan komitmennya menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan, serta melanjutkan semangat para pahlawan bangsa dalam bentuk baru—menjadi pahlawan lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.**

Pos terkait