Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu.
SORONG, PBD – Utusan Presiden Republik Indonesia Bidang Iklim dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, tiba di Papua Barat Daya dan disambut langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.IK., M.AP., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (16/1/2026).
Penyambutan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda kunjungan kerja Hashim Djojohadikusumo di Papua Barat Daya. Selain menjabat sebagai Utusan Presiden, Hashim juga dikenal sebagai Ketua Dewan Pembina PP Gekira yang aktif dalam berbagai kegiatan nasional.
Kehadiran Hashim Djojohadikusumo di wilayah Papua Barat Daya bertujuan untuk menghadiri serta melaksanakan sejumlah agenda penting berskala nasional, di antaranya Seminar Nasional serta perayaan Natal Nasional. Kegiatan ini direncanakan akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para pemangku kepentingan terkait.
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Gatot Haribowo menyampaikan bahwa keterlibatan unsur Forkopimda dalam kegiatan penyambutan tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap agenda nasional yang dilaksanakan di Papua Barat Daya. Selain itu, kehadiran aparat keamanan juga bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
“Kami bersama Forkopimda berkomitmen untuk memberikan pengamanan dan dukungan maksimal agar seluruh kegiatan dapat berlangsung dengan lancar serta memberikan rasa aman bagi seluruh peserta,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, kegiatan penyambutan ini mencerminkan sinergitas yang solid antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan berskala nasional di wilayah Papua Barat Daya.
Pemerintah daerah berharap kunjungan Utusan Presiden Bidang Iklim dan Lingkungan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam memperkuat persatuan dan kerukunan umat beragama melalui perayaan Natal Nasional, tetapi juga dalam mendorong perhatian terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Papua Barat Daya.**








