Ketua HIPMA TIRTA Desak Pemda Muna Barat Transparan dalam Pengalihan Anggaran Perbaikan Jalan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi. 

MUNA, SULTRA – Ketua Himpunan Mahasiswa Tiworo Tengah (HIPMA TIRTA), Galih Agung Harizal, dengan tegas menyampaikan kritik keras terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat terkait dugaan pengalihan anggaran dana perbaikan jalan Desa Suka Damai yang dialihkan ke wilayah Kusambi sekitar Bandara Sugimanuru.

Galih menilai, langkah tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap kepentingan masyarakat Tiworo Tengah yang sudah lama menantikan perbaikan infrastruktur jalan. Kondisi jalan Desa Suka Damai saat ini sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga, sementara akses tersebut merupakan urat nadi bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

“Kami menduga adanya peralihan anggaran ini tidak lepas dari kepentingan politik sempit. Hal ini jelas merugikan masyarakat Tiworo Tengah. Kami menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat harus bertanggung jawab dan memberikan transparansi penuh terkait anggaran tersebut,” tegas Galih Agung Harizal.

HIPMA TIRTA menuntut dengan keras agar Bupati Muna Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera:

1. Menjelaskan secara terbuka alasan pengalihan anggaran.
2. Menyampaikan secara detail besaran dan arah alokasi anggaran.
3. Mengembalikan prioritas pembangunan kepada kebutuhan mendesak masyarakat Tiworo Tengah, khususnya perbaikan jalan Desa Suka Damai.

Sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemerintah wajib menyediakan, membangun, dan memelihara infrastruktur jalan demi keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat. Kegagalan pemerintah memenuhi kewajiban ini merupakan bentuk kelalaian yang tidak bisa ditolerir.

“Sebagai Ketua HIPMA TIRTA, saya akan berdiri di garda terdepan bersama mahasiswa dan masyarakat Tiworo Tengah untuk mengawal isu ini. Jika pemerintah daerah terus abai, kami siap melakukan langkah-langkah strategis demi memperjuangkan hak rakyat,” pungkas Galih Agung Harizal.**

Pos terkait