Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
KOTA PEKALONGAN, JATENG – Puluhan karyawan dari 25 perusahaan di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang mengikuti pelatihan Peningkatan Produktivitas. Pelatihan digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang 2.
Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid usai membuka pelatihan menyampaikan peningkatan produktivitas sangat penting bagi karyawan perusahaan, sebab angka produktivitas pekerja di Indonesia menurut Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tergolong rendah.
“Prosentase produktivitasnya tergolong rendah di agka 74,4 persen atau masih di bawah rata-rata negara ASEAN yang mencapai 78,2 persen,” ujar Aaf, panggilan karib walikota, Senin (30/1/2023).
Adapun tujuan dari pelatihan menurut Aaf, untuk meningkatkan skil dan efektifitas kerja dengan memberikan pengetahuan keterampilan teknik maupun pemahaman peralatan kerja yang menunjang pekerjaan.
“Tak lupa kami sampiakan terima kasih kepada Dinperinaker dan BLK Semarang yang telah mengikutsertakan karyawan dari perusahaan di Kota Pekalongan untuk mendapatkan pelatihan,” katanya.
Kepala Disnakertran Provinsi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menjelaskan Pelatihan menyasar karyawan perusahaan-perusahaan dalam rangka meningkatkan produktivitas serta melakukan efisiensi sehingga nanti akan muncul strategi-strategi untuk menghindari adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Di pelatihan ini pula diajarkan tentang Total Quality Control sehingga perusahaan betul-betul memiliki strategi dan efisiensi untuk meningkatan produktivitas tenaga kerjanya.
Ia berharap dari 25 perusahaan yang menjadi peserta pelatihan mampu melakukan identifikasi permasalahan dan menemukan solusi terbaik terhadap permasalahan di lingkungan kerjanya masing-masing meskipun ada pendampingan dan bimbingan konsultasi dari dinas terkait.
“Kami juga mendorong peserta di pelatihan untuk mengikuti Siddhakarya Award yang merupakan ajang penghargaan bagi produktivitas perusahaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah, jika lolos akan diikutsertakan ke tingkat Nasional di ajang Parakemakarya Award Kemenaker RI,” terangnya.
Sementara itu Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso mengungkapkan 50 persen dari 25 perusahaan yang menjadi peserta pelatihan berasal dari Kota Pekalongan.
“Acara ini difasilitasi oleh BLK Semarang 2 dan Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah selama 5 hari dari tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2023,” sebutnya.








