Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Pertamina Perkuat Kontribusi di Dunia Pendidikan, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan menyambut visi besar Indonesia Emas 2045, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina hadir untuk mendukung pengembangan pendidikan formal dan non-formal yang berdampak langsung pada masyarakat.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina secara konsisten mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan penguatan SDM sebagai prioritas utama.

“Pertamina berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas SDM untuk mendukung program Pemerintah menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Fadjar dalam keterangan tertulis, Kamis (2/5).

Salah satu bentuk konkret kontribusi tersebut adalah program Beasiswa Sobat Bumi, yang telah diberikan kepada 5.316 siswa dan mahasiswa berprestasi sejak diluncurkan pada 2011. Program ini dikelola oleh Pertamina Foundation dan menyasar individu yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Para penerima beasiswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan berkelanjutan, seperti inisiasi Desa Energi Berdikari Sobat Bumi, penanaman pohon mangrove dan pohon darat, serta pengolahan sampah sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup.

Selain itu, melalui program Pertamina Goes to Campus (PGTC), Pertamina memberikan edukasi tentang transisi energi dan membangun kapasitas mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program ini melibatkan talkshow, diskusi, pameran, hingga kompetisi esai dan video untuk menggali gagasan inovatif dari generasi muda.

“Program ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terkait peran Pertamina dalam energi transisi sekaligus menumbuhkan inovasi dari kalangan mahasiswa,” jelas Fadjar.

Pertamina juga menyelenggarakan ajang Pertamuda Seed and Scale, sebuah kompetisi start-up yang menargetkan talenta muda. Pada tahun 2024, ajang ini berhasil menarik 3.245 peserta dari 696 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi wadah bagi anak muda untuk mempresentasikan ide bisnis inovatif serta memperoleh akses ke pembinaan dan permodalan.

“Pertamina senantiasa mendorong lahirnya perusahaan rintisan dari kalangan muda sebagai bagian dari ekosistem inovasi nasional,” tambah Fadjar.

Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah, Pertamina menghadirkan program Sekolah Energi Berdikari (SEB), yang hingga tahun kedua pelaksanaannya telah menyentuh 5.512 siswa dan 551 guru di berbagai wilayah Indonesia. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai energi bersih sejak dini.

Selain berbagai program tersebut, Pertamina juga mendirikan Universitas Pertamina yang berfokus pada pengembangan pendidikan tinggi di bidang energi dan teknologi, guna mencetak generasi pemimpin masa depan.

Sebagai perusahaan energi nasional yang berperan penting dalam transisi menuju energi bersih, Pertamina berkomitmen untuk mendukung target net zero emission 2060. Seluruh program pendidikan dan pemberdayaan SDM yang dijalankan sejalan dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).**