Perpustakaan Sumber Ilmu, Desa Mekarsari Perkuat Literasi Generasi Muda Lewat Lomba Kreativitas

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sanusi. 

KAB. TANGERANG, BANTEN – Dalam upaya memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme sejak dini, Perpustakaan Sumber Ilmu Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menggelar berbagai lomba edukatif pada Sabtu, (2/8/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Perpustakaan Sumber Ilmu dan Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 35 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), yang diselenggarakan di gedung perpustakaan yang berlokasi di Kampung Priuk RT 03 RW 03, Desa Mekarsari.

Dengan mengusung tema “Jejak Kreativitas dalam Literasi”, kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan yang ditujukan untuk anak-anak usia dini hingga tingkat sekolah dasar. Adapun lomba-lomba yang dilaksanakan antara lain : Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, Lomba Storytelling.

Acara ini mendapatkan sambutan yang hangat dari masyarakat, khususnya anak-anak. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, dengan ratusan anak dari pra-TK hingga SD aktif mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan.

Kepala Desa Mekarsari, Fadlah, S.E., menyatakan dukungannya terhadap kegiatan literasi ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Sumber Ilmu demi kemajuan pendidikan dan literasi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Pemerintah Desa Mekarsari akan terus mendukung segala kegiatan positif yang diadakan oleh perpustakaan demi kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Sumber Ilmu, M. Taufik Harahap, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan berbagai program literasi agar perpustakaan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap dari kegiatan-kegiatan seperti ini akan lahir karya nyata dari semangat membaca. Perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tapi juga ruang berkreasi dan bertumbuh bagi masyarakat,” tuturnya.

Arnandi, Ketua KKM 35 UNTIRTA, juga menyampaikan harapannya agar Perpustakaan Sumber Ilmu dapat menjadi pusat kegiatan literasi yang inklusif bagi seluruh kalangan.

“Kami melihat bahwa perpustakaan ini memiliki potensi besar untuk menjadi ruang kolaborasi. Harapannya, bukan hanya anak-anak, tapi semua kalangan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini,” kata Arnandi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah desa dapat menghasilkan program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan literat.**

Pos terkait