Pengelolaan Dana Desa Golo Lijun 2020–2025 Sesuai Aturan: Transparan, Akuntabel dan Diawasi Ketat

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK. 

MANGGARAI TIMUR, NTT – Pemerintah Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memastikan bahwa pengelolaan Dana Desa (DD) selama periode 2020 hingga 2025 telah berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan regulasi yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Desa Golo Lijun, Awaludin Sah, S.Pd, dan Bendahara Desa, Dedy Rantawan, S.IPem, dalam keterangannya kepada media ini, Minggu, 3 Agustus 2025, di Kembo.

“Kami telah menjalankan pengelolaan Dana Desa dengan benar dan bertanggung jawab. Seluruh prosesnya mengikuti aturan pemerintah, di bawah pengawasan pihak Kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur,” ujar Awaludin.

Pengelolaan Dana Desa Golo Lijun juga telah diaudit oleh Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur, yang mencakup pelaksanaan kegiatan selama lima tahun terakhir. Audit tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas anggaran desa.

Senada dengan itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Golo Lijun, Shoabirin Sampang, S.Sos, bersama anggota BPD, Fransiskus Neftali, menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pengawasan secara aktif terhadap penggunaan Dana Desa.

“Kami rutin mengawasi proses pengelolaan Dana Desa. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Jika ada kekeliruan, kami koreksi bersama agar segera diperbaiki. Semuanya demi kemajuan dan kepentingan masyarakat Desa Golo Lijun,” tegas Shoabirin.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh Sorotnews, berikut gambaran lengkap realisasi Dana Desa Golo Lijun selama enam tahun terakhir :

Tahun 2020 : Penanganan COVID-19 dan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT); Pembangunan 3 unit Posyandu di Nanga Lok, Lumpang, dan Kembo; Pengadaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil, bayi, dan balita; Honorarium bagi bidan desa (Bides), kader Posyandu, dan kader KPMD.

Tahun 2021 : Penyaluran BLT; Pembangunan 3 unit deker, 1 crossway, dan peningkatan jalan telford dari Nanga Lok menuju Kampung Kas sepanjang 310 meter (Rp142.696.241); Pembangunan deker dan oprit di Ke Mange (Rp37.000.000); Crossway di Kro Mange (Rp44.923.203); Deker dan oprit di Kro Pandu (Rp76.448.647); PMT untuk ibu hamil, bayi, dan balita; Bantuan ternak bagi 40 kepala keluarga; Honorarium untuk Bides, kader Posyandu, dan kader KPMD.

Tahun 2022 : Pembangunan saluran irigasi tersier di Kembo (Rp60.000.000) dan Marolante, Bantuan modal usaha kepada kelompok “Hati Rapi” di Kembo, Honorarium untuk Bides, kader Posyandu, dan KPMD.

Tahun 2023 : Penyaluran BLT; PMT untuk ibu hamil, bayi, dan balita; Pengerjaan jalan telford di Kampung Lumpang sepanjang 345 meter (Rp180.178.319), tambahan 77 meter (Rp40.914.000), dan pembangunan 1 unit crossway (Rp31.432.092); Pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang 100 meter di Kembo (Rp60.000.000); Pembangunan 1 unit gedung PAUD di Marolante (Rp140.506.797); Pembangunan bak air minum dan instalasi pipa di Kampung Bawe (Rp100.000.000); Honorarium Bides, kader Posyandu, dan KPMD.

Tahun 2024 : Penyaluran BLT; Pembangunan 2 unit deker di Translok Blok A dan Blok D (Rp86.692.268); Pembangunan deker dan telford 40 meter di Mis Marolante (Rp20.315.432); Pembangunan rabat jalan di sekitar SMP dan SDI Kembo sepanjang 135 meter (Rp174.425.730); Lanjutan pembangunan PAUD Marolante (Rp60.810.527); Pembangunan saluran irigasi tersier 310 meter di Marolante (Rp195.657); Pembangunan jalan telford di Mis Marolante (Rp21.000.000);Honorarium Bides, kader Posyandu, dan KPMD.

Tahun 2025 : Penyaluran BLT, PMT untuk ibu hamil, bayi, dan balita; Alokasi 20% Dana Desa untuk ketahanan pangan melalui BUMDes; Pembukaan jalan tani di Kembo sepanjang 3.000 meter (3 KM) (Rp278.274.200); Pembangunan 1 unit deker di Marolante (Rp21.637.470); Honorarium Bides, kader Posyandu, dan KPMD.

Dengan pola pengelolaan yang mengedepankan transparansi, partisipasi masyarakat, serta akuntabilitas keuangan, Pemerintah Desa Golo Lijun berharap pembangunan desa terus berjalan secara berkelanjutan dan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dalam pengelolaan Dana Desa. Kepercayaan masyarakat adalah yang utama,” tutup Sekdes Awaludin.**

Pos terkait