Kapolri Pimpin Mutasi Besar, Sertijab & Pelantikan Pejabat Tinggi Polri di Mabes

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irpan Sofyan. 

JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, hari ini, Selasa (19/8/2025), memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat tinggi Polri. Upacara ini digelar di Markas Besar (Mabes) Polri, sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi dan upaya pengoptimalan kinerja menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri bernomor : Kep/1186/VIII/2025 dan ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025, sejumlah perwira tinggi menerima amanah baru :

Komjen Pol Dedi Prasetyo– sebelumnya Irwasum Polri – dinyatakan resmi Wakapolri.

Komjen Pol Wahyu Widada – mantan Kabareskrim – naik sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum).

Komjen Pol Syahardiantono – sebelumnya Kabaintelkam – kini menjabat Kabareskrim Polri.

Komjen Pol Akhmad Wiyagus – sebelumnya Asops Kapolri – diangkat sebagai Kabaintelkam Polri.

Komjen Pol Mohammad Fadil Imran – sebelumnya Kabaharkam Polri – kini menjabat Asisten Operasi (Asops) Kapolri.

Irjen Pol Karyoto – mantan Kapolda Metro Jaya – kini menjadi Kepala Baharkam (Kabaharkam) Polri.

Irjen Pol Asep Edi Suheri – dari Wakabareskrim – ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya.

Selain itu, mutasi juga menyentuh kursi Kapolda di berbagai daerah strategis :

Kaltara: Irjen Hary Sudwijanto pensiun; digantikan oleh Brigjen Djati Wiyoto Abadhy.

Gorontalo: Irjen Eko Wahyu Prasetyo pensiun; jabatan diisi Irjen Widodo.

Maluku: Irjen Eddy Sumitro Tambunan pensiun; digantikan Irjen Dadang Hartanto.

Banten: Irjen Suyudi Ario Seto digeser; Kapolda baru Brigjen Hengki.

Aceh: Irjen Achmad Kartiko digantikan Brigjen Marzuki Ali Basyah.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan bahwa mutasi tersebut adalah bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga profesionalisme dan responsivitas terhadap tantangan masa depan.

“Mutasi jabatan ini adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Tujuannya untuk penyegaran, peningkatan kinerja, sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin beragam,” katanya.

Ia juga mengharapkan pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program kerja yang ada, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pelantikan dan mutasi besar-besaran yang dilakukan hari ini, Polri menunjukkan komitmen memperkuat institusinya dengan menempatkan figur kompeten di posisi-posisi strategis. Rotasi ini sekaligus menjadi momentum bagi Polri untuk terus bertransformasi agar tetap adaptif terhadap dinamika keamanan dan pelayanan publik ke depan.**

Pos terkait