Polsek Senen Bagikan Sembako Kepada Ojol, Kapolsek Sampaikan Permintaan Maaf Atas Insiden Baracuda

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irpan Sofyan. 

JAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, jajaran Polsek Senen membagikan paket Sembako kepada 43 pengemudi Ojek Online (ojol), Minggu (31/8/2025) pagi. Kegiatan ini berlangsung di depan Markas Komando Polsek Senen, Jakarta Pusat, dan disambut antusias oleh para pengemudi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran Polisi sebagai bagian dari masyarakat yang tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga hadir dengan empati dan solidaritas sosial.

“Polisi harus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam memberikan empati dan menjalin kedekatan sosial. Kegiatan seperti ini bisa membangun kembali kepercayaan dan solidaritas,” ujar Kombes Susatyo.

Ia menambahkan bahwa di balik seragam Kepolisian, terdapat tanggung jawab moral untuk merespons setiap bentuk duka dan kesulitan yang dialami masyarakat.

“Masyarakat harus tahu bahwa di balik seragam kami, ada rasa, ada hati, dan ada tanggung jawab moral. Ketika masyarakat terluka, kami pun merasakannya. Karena itu, setiap bentuk kepedulian, sekecil apa pun, sangat berarti untuk memulihkan hubungan agar wilayah Jakarta Pusat aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kapolsek Senen, AKP Andre Try Putra, yang memimpin langsung kegiatan ini, turut menyampaikan permohonan maaf atas insiden tragis yang menimpa seorang pengemudi ojol bernama Affan. Diketahui, Affan meninggal dunia setelah tertabrak kendaraan taktis (rantis) Baracuda milik Brimob dalam sebuah insiden beberapa waktu lalu.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Affan. Saya secara pribadi dan mewakili jajaran Kepolisian, khususnya Polsek Senen, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian tersebut,” ujar AKP Andre.

Ia mengakui bahwa situasi saat itu sangat mencekam dan penuh tekanan, namun tetap menegaskan bahwa pihak kepolisian bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Kami memahami bahwa situasi saat itu sangat sulit, namun kami tetap bertanggung jawab dan menyesali peristiwa itu. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan itikad baik kami kepada rekan-rekan ojol,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, para pengemudi ojol menerima paket sembako berisi minyak goreng, mie instan, dan gula pasir. Selain itu, Kapolsek juga mengajak seluruh pengemudi untuk terus menjaga sinergi dan kerja sama dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib di wilayah Senen.

“Kami harap kerja sama tetap terjalin. Apabila ada potensi gangguan kamtibmas atau kejadian anarkis, kami berharap teman-teman ojol juga bisa membantu dalam hal komunikasi dan pengamanan,” pungkasnya.

Salah satu perwakilan pengemudi ojol menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut bahwa paket sembako yang diterima sangat membantu, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana aman dan kondusif ini ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Polsek Senen dan para pengemudi ojol sebagai simbol solidaritas dan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.**

Pos terkait