Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irvin Pramono.
JAKARTA – Ribuan mitra pengemudi Maxim di lebih dari 30 kota di Indonesia menggelar aksi damai dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya dua rekan ojek online (ojol), Affan Kurniawan dan Rusmadiansyah. Keduanya meninggal dunia saat mengikuti aksi penyampaian pendapat di muka umum.
Aksi solidaritas ini berlangsung serentak di berbagai daerah dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga wujud solidaritas dan seruan akan pentingnya keadilan serta transparansi hukum dalam proses penanganan kasus tersebut.
“Aksi doa bersama ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas para mitra pengemudi terhadap musibah yang dialami rekan sesama pekerja transportasi berbasis aplikasi. Kami mendoakan yang terbaik bagi para korban dan keluarganya agar diberi ketabahan. Kami juga berharap proses hukum berjalan adil dan transparan,” ujar Dirhamsyah, Director Development Maxim Indonesia, dalam keterangannya, Rabu (4/9/2025).
Selain sebagai bentuk penghormatan terakhir, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya persatuan di tengah berbagai tantangan yang kerap dihadapi oleh para pengemudi daring dalam menjalankan profesinya.
Akbar, salah satu perwakilan mitra driver Maxim, menyampaikan bahwa kejadian tersebut semestinya menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan dan empati di antara sesama pengemudi.
“Solidaritas dan kebersamaan adalah kekuatan kita. Dengan bersatu, kita bisa menghadapi ujian seperti ini tanpa terpecah-belah. Semoga almarhum Affan dan Rusmadiansyah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta kesabaran,” ungkap Akbar.
Aksi damai dan doa bersama ini telah berlangsung di berbagai kota besar seperti Banda Aceh, Malang, Samarinda, Gorontalo, Jayapura, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung secara tertib, damai, dan khidmat, menandai komitmen para mitra driver Maxim dalam menjaga persatuan dan menyuarakan keadilan dengan cara yang beradab.
Kehadiran ribuan pengemudi dalam aksi ini juga menjadi cerminan kuatnya ikatan emosional dan profesional di antara para pelaku sektor transportasi online yang terus tumbuh di tengah dinamika zaman.**








