Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sanusi.
KAB. TANGERANG, BANTEN – Camat Rajeg, Oman Apriaman, S.STP., M.Si., menyambut hangat kedatangan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kecamatan Rajeg dalam ajang silaturahmi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Senin (6/10/2025).
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh khidmat. Kegiatan silaturahmi ini menjadi momen penting bagi TTKKBI untuk memperkuat sinergi dengan pihak kecamatan dalam upaya melestarikan seni budaya tradisional Banten, khususnya Pencak Silat Karuhun, yang merupakan warisan budaya leluhur.
Turut hadir dalam acara tersebut: Muklis, Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Rajeg, Para Penasehat DPC TTKKBI, Jajaran pengurus dan anggota TTKKBI lainnya.
Dalam sambutannya, Muklis menyampaikan harapan agar Camat Rajeg bersedia menjadi Penasehat DPC TTKKBI, sebagai bentuk dukungan moril dan simbol komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan organisasi budaya tersebut di wilayah Kecamatan Rajeg.
“Kami berharap Pak Camat bisa menjadi Penasehat kami, agar TTKKBI semakin maju dan berkembang, serta terus berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal,” tutur Muklis.
Menanggapi hal tersebut, Camat Rajeg Oman Apriaman menyatakan dukungannya terhadap misi pelestarian budaya lokal yang diusung oleh TTKKBI. Ia menekankan pentingnya memperkenalkan kembali seni bela diri tradisional khas Banten kepada generasi muda dan masyarakat luas.
“Saya sangat mendukung kegiatan TTKKBI, terutama dalam menjaga dan menampilkan seni budaya leluhur. Ke depan, saya harap TTKKBI bisa lebih aktif menampilkan Pencak Silat Karuhun Banten di berbagai kegiatan publik, agar masyarakat Rajeg tahu bahwa budaya ini masih hidup dan eksis,” ujar Camat Oman di akhir pertemuan.
Silaturahmi ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun kolaborasi antara komunitas budaya dan pemerintah kecamatan. Diharapkan, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu membangkitkan semangat cinta budaya di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Tangerang.**








