Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, Sultra — Warga Labone, Desa Wawesa, Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna kembali dibuat resah akibat maraknya aksi pencurian sapi yang belakangan ini semakin sering terjadi. Kejadian tersebut disebut warga hampir berlangsung setiap malam dan membuat keresahan semakin meningkat.
La Ode Lilafi, warga sekaligus penjaga Gedung TPA Sidodadi/Wawesa, mengungkapkan bahwa para pelaku kerap beraksi pada malam hari ketika situasi lingkungan gelap dan sepi.
“Para pelaku pencurian sapi di Labone Desa Wawesa selalu menjalankan aksinya saat malam. Sapi milik warga masih terlihat pagi, siang hingga sore. Namun ketika malam tiba, jumlahnya berkurang. Sapi yang seharusnya lima ekor, tiba-tiba tinggal empat,” ujarnya.
Lilafi juga menceritakan kejadian mencurigakan yang ia alami dua malam sebelumnya. Sekitar pukul 21.00 WITA, ia melihat sebuah mobil pikap berwarna hitam berhenti di depan Gedung TPA.
“Saya melihat mobil pikap hitam berhenti di sisi kiri depan gedung. Karena gelap, saya tidak bisa melihat jelas nomor kendaraannya. Seseorang turun dari mobil, lalu mobil itu masuk ke lorong pembuangan sampah yang biasa menjadi tempat sapi berkumpul. Sekitar 20 menit kemudian mobil itu keluar lagi. Saya tidak tahu apa yang mereka lakukan, karena saya juga khawatir untuk mendekat,” jelas pria paruh baya itu.
Ia menambahkan, kondisi desa yang gelap gulita tanpa penerangan jalan menjadi salah satu faktor yang mempermudah pelaku menjalankan aksinya.
“Kondisi desa yang minim penerangan menjadi peringatan penting bagi pemerintah desa untuk meningkatkan keamanan. Warga merasa terganggu dan tidak nyaman saat malam hari,” tambah Sahir, salah satu warga lainnya.
Dengan kondisi yang terus meresahkan ini, warga Labone mendesak Pemerintah Desa (Pemdes) Wawesa serta Pemerintah Daerah (Pemda) Muna melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar segera mengambil langkah tegas, terutama pemasangan lampu jalan di area TPA Sidodadi/Wawesa dan sepanjang wilayah Labone.
Warga berharap penerangan yang memadai dapat mencegah aksi pencurian hewan ternak yang selama ini merugikan masyarakat.**








