Laporan wartawan sorotnews.co.id : Rusdin.
JAKARTA — Fakultas Hukum Universitas Tangerang Raya (UNTARA) melaksanakan kegiatan Studi Visit ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa terkait sistem ketatanegaraan, hukum konstitusi, serta proses persidangan di lembaga penjaga konstitusi tersebut.
Kunjungan akademik ini dipimpin oleh dosen Fakultas Hukum, Yudi Rijali Muslim, S.H., M.H., serta didampingi oleh Dekan Fakultas Hukum, Rahmiati, S.H., M.H., dan Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Fikry Latukau, S.H., M.H. Rombongan mahasiswa mengikuti rangkaian agenda pembelajaran, tur kelembagaan, pemaparan materi, serta sesi dialog bersama narasumber MK RI.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum UNTARA, Rahmiati, S.H., M.H., menyampaikan bahwa studi visit ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran hukum di kampus.
“Kami ingin mahasiswa merasakan langsung atmosfer lembaga tinggi negara. Pengalaman seperti ini memberikan nilai tambah dalam proses akademik sekaligus memotivasi mereka menjadi generasi hukum yang berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Yudi Rijali Muslim, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembelajaran hukum tidak hanya terbatas pada teori di ruang kelas, tetapi juga perlu dihubungkan dengan praktik nyata di lembaga negara.
“Mahasiswa harus memahami bagaimana konstitusi dijalankan dalam praktik. Di sini mereka dapat melihat langsung bagaimana MK menangani perkara, menyusun putusan, serta bekerja dalam kerangka sistem ketatanegaraan Indonesia,” tuturnya.
Agenda studi visit mencakup pemaparan mengenai kewenangan dan fungsi Mahkamah Konstitusi, sejarah pembentukan MK, simulasi persidangan, dokumentasi proses judicial review, hingga sesi tanya jawab interaktif terkait isu-isu aktual hukum tata negara.
Mahasiswa tampak antusias mengikuti penjelasan mengenai penyelesaian sengketa kewenangan lembaga negara, peran MK dalam menjaga tegaknya konstitusi, serta bagaimana proses pengujian undang-undang dilakukan secara transparan dan profesional.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum UNTARA berharap dapat memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan kualitas lulusan yang unggul di bidang hukum konstitusi dan ketatanegaraan.
Salah satu mahasiswa peserta, Swando Sinaga, menyampaikan rasa bangga atas kesempatan belajar langsung di Mahkamah Konstitusi.
“Kunjungan ini bukan hanya agenda akademik, tetapi ruang belajar nyata tentang pentingnya integritas dalam penjagaan konstitusi. Saya sangat bangga dan mengapresiasi Fakultas Hukum UNTARA karena ini menjadi sejarah baru bagi kampus kami. Sebagai generasi muda, kami harus siap menjadi bagian dari penjaga konstitusi berikutnya,” ungkapnya.**











