Surabaya Tiadakan Pesta Tahun Baru, Wali Kota Ajak Warga Berempati kepada Korban Bencana di Sumatera

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memutuskan tidak menggelar perayaan pesta Tahun Baru sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Sebagai gantinya, Pemkot Surabaya berencana menggelar pengajian dan doa bersama di Balai Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, keputusan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Surabaya kepada saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah.

> “Karena sampai hari ini saya juga menyampaikan agar perayaan tahun baru dilakukan dengan kegiatan yang sederhana. Kita perbanyak doa agar Surabaya terhindar dari bencana, sekaligus menguatkan saudara-saudara kita yang ada di Sumatra,” ujar Eri Cahyadi saat ditemui usai istigasah di Balai Kota Surabaya, Jumat (12/12/2025).

 

Eri juga mengimbau masyarakat Surabaya untuk tidak menggelar pesta pergantian tahun secara berlebihan, dan lebih mengedepankan nilai empati serta kepedulian sosial.

> “Jangan melakukan kegiatan tahun baru yang berlebihan. Lakukan secara sederhana, dan kalau bisa di momen tahun baru ini kita kumpulkan anggaran untuk dikirimkan membantu saudara-saudara kita di Sumatra,” tambahnya.

 

Menurut Eri, imbauan tersebut akan dituangkan secara resmi dalam surat edaran Wali Kota, serta akan dibahas dan dikoordinasikan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya.

Selain itu, Eri juga meminta setiap kelurahan di Surabaya untuk menggelar doa bersama di wilayah masing-masing. Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga membantu mengurai potensi kemacetan di pusat kota saat malam pergantian tahun.

Terkait aspek keamanan, Eri memastikan bahwa Forkopimda Surabaya akan melakukan patroli dan pengamanan menjelang perayaan Natal, khususnya di gereja-gereja dan lokasi rawan lainnya.

> “Betul, pengamanan dilakukan sebelum Natal. Patroli akan digelar kembali, termasuk pengamanan di tempat-tempat wisata dan lokasi liburan,” pungkasnya.**

Pos terkait