Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, untuk meninjau dan memastikan kesiapan pelayanan operasional serta layanan penumpang kapal laut menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek operasional di pelabuhan terbesar di Indonesia itu berjalan dengan baik, aman, dan lancar, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur akhir tahun.
Kedatangan AHY disambut oleh jajaran manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, di antaranya Direktur Operasi Putut Srimuljanto, Direktur Komersial Drajat Sulistyo, Executive Director 2 Regional 2 Budi Prasetyo, Executive General Manager (EGM) Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra, serta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok Capt. Heru Susanto.
Dalam kunjungan tersebut, AHY meninjau Ruang Integrated Planning and Control (IPC) milik Pelindo. Melalui ruang ini, seluruh aktivitas operasional kapal di Pelabuhan Tanjung Priok dapat dipantau dan dikendalikan secara terintegrasi dan digital dari satu pusat kendali.
AHY mengapresiasi sistem operasional Pelindo yang dinilainya telah memanfaatkan teknologi secara optimal untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan kepelabuhanan.
Selain itu, rombongan Kemenko Infrawil juga mengunjungi Posko Nataru 2025–2026 Pelabuhan Tanjung Priok yang berada di Terminal Penumpang Nusantara Pura. Di posko tersebut, AHY melihat langsung kesiapan petugas gabungan dari berbagai instansi, antara lain Basarnas, Karantina, BMKG, Imigrasi, KSOP, Pelindo, TNI, dan Polri, yang akan bertugas selama periode Natal dan Tahun Baru.
Di Posko Nataru, AHY menerima paparan mengenai kesiapan personel dan sarana pendukung yang disiagakan setiap hari selama masa libur akhir tahun. Dalam arahannya, AHY menyampaikan bahwa jumlah penumpang kapal laut pada Nataru tahun ini diperkirakan meningkat sebesar 0,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, AHY menjelaskan bahwa pemerintah telah menerbitkan kebijakan pemberian diskon tarif atau tiket kapal laut guna mempermudah akses masyarakat yang menggunakan transportasi laut. Kebijakan ini juga mempertimbangkan potensi cuaca buruk pada Desember hingga Januari yang perlu diantisipasi bersama.
AHY menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, sekaligus meminta seluruh pihak terkait untuk memastikan pelayanan kapal, khususnya kapal penumpang, berjalan optimal demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Sementara itu, di kesempatan terpisah, Executive General Manager Regional 2 Tanjung Priok Pelindo, Yandri Trisaputra, menegaskan komitmen Pelindo dalam menjaga keandalan layanan Pelabuhan Tanjung Priok selama periode Nataru.
“Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen menjaga keselamatan, kenyamanan penumpang, serta kelancaran arus logistik. Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah, termasuk pengamanan Nataru dan pemberlakuan diskon tarif kapal, agar mobilitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Yandri.**








