Laporan wartawan sorotnews.co.id : Tim.
KENDARI, SULTRA — Srikandi Angkatan Muda Bumi Anoa Sulawesi Tenggara (Srikandi AMBA Sultra/S.A.S) terus memperkuat perannya dalam pelestarian dan promosi budaya lokal. Kali ini, organisasi kepemudaan tersebut berkolaborasi dengan sejumlah konten kreator lokal Sulawesi Tenggara untuk memperkenalkan budaya Bumi Anoa melalui pendekatan kreatif berbasis media digital.
Kolaborasi ini melibatkan Ketua Srikandi AMBA Sultra, Sumarni, S.Pd, bersama Divisi Budaya AMBA Sultra, dengan menggandeng dua konten kreator lokal, Alkes Kelor dan Umar Ridwan. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui produksi video musik lagu daerah Sulawesi Tenggara yang dikemas secara modern dan komunikatif, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.
Sumarni menjelaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Srikandi AMBA Sultra dalam menghidupkan dan melestarikan budaya daerah melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda Sulawesi Tenggara.
“Budaya harus terus dirawat, tetapi juga perlu dikemas secara adaptif agar dapat diterima oleh generasi muda. Melalui kolaborasi dengan konten kreator, kami ingin menghadirkan budaya Bumi Anoa lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di ruang digital,” ujar Sumarni.
Dalam proyek kreatif tersebut, Divisi Budaya AMBA Sultra turut memperkenalkan d’Asmaraloka, grup musik yang berada di bawah naungan Divisi Budaya AMBA Sultra. Grup ini beranggotakan para Srikandi AMBA Sultra yang memiliki minat dan bakat di bidang seni musik, dengan fokus mengangkat serta mengaransemen lagu-lagu daerah Sulawesi Tenggara.
d’Asmaraloka diperkuat oleh sejumlah vokalis, di antaranya Diah Zoraya Faqih dan Regina Pololo, serta diproduseri oleh Stenly Diover. Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan warna baru dalam interpretasi lagu-lagu daerah, sekaligus menegaskan peran aktif perempuan muda dalam pelestarian seni dan budaya lokal.
Ke depan, d’Asmaraloka diproyeksikan menjadi salah satu representasi AMBA Sultra di bidang seni musik yang siap berkiprah di blantika musik Sulawesi Tenggara dengan mengusung identitas budaya Bumi Anoa.
Kolaborasi antara Srikandi AMBA Sultra, Divisi Budaya, dan para konten kreator lokal ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi positif antara organisasi kepemudaan, pelaku seni, dan kreator digital dalam memajukan budaya daerah. AMBA Sultra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kreatif yang berorientasi pada pelestarian budaya, pemberdayaan pemuda, serta penguatan identitas Sulawesi Tenggara, baik di tingkat lokal maupun nasional.**








