Laporan wartawan sorotnews.co.id : RD Damanik.
KATINGAN, KALTENG – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Katingan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak kebakaran di Komplek Pasar Kasongan Lama, Kabupaten Katingan, Kamis (30/1/2026).
Sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) terdampak menerima bantuan berupa paket sembako yang disalurkan langsung di sekitar lokasi terjadinya kebakaran. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas MES terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Ketua Umum MES Kabupaten Katingan, Agus Mauludin, SP, M.AP, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen MES untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana.
“Bantuan ini kami salurkan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan kekuatan bagi para korban,” ujar Agus Mauludin.
Dalam kegiatan tersebut, Agus Mauludin didampingi jajaran Pengurus Daerah MES Katingan, yakni Joni, Rahmat, Agus, Indah Sri Wahyuni, dan Nurhasanah.
Sementara itu, perwakilan MES Provinsi Kalimantan Tengah, Rr Diena, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga di kawasan Pasar Kasongan Lama.
“Kami turut berduka cita atas musibah kebakaran ini. Semoga para korban diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan untuk bangkit kembali,” tuturnya.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum MES Kalimantan Tengah, Heru Hidayat, serta anggota departemen, I Putu Irsal Maulana.
Salah satu warga terdampak kebakaran, Rini, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh MES Kalimantan Tengah dan MES Kabupaten Katingan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari MES Kalimantan Tengah dan MES Katingan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami musibah,” ungkap Rini.
Melalui kegiatan ini, MES berharap semangat kepedulian, kolaborasi, dan gotong royong dapat terus terjaga sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat akibat bencana.**











